Wakil Jaksa Agung Sunarta pensiun, berikut penggantinya

Uncategorized32 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, JakartaWakil Jaksa Agung Sunarta telah menginjak usia enam puluh tahun. Ia diperbolehkan memilih pensiun atau menunggu dua tahun lagi.

Direktur Penerangan Hukum Kantor Kejaksaan Harli Siregar belum menjawab apakah Sunarta akan segera pensiun atau tidak. Dia mengatakan akan merekomendasikan hal ini kepada departemen tenaga kerja.

“Kalau dia memilih pensiun, akan mulai pada 1 Juli,” kata Harli saat dikonfirmasi Untuk waktu yang lamaSabtu, 15 Juni 2024.

Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusannya nomor 70/PUU-XX/2022 menunda penerapan Pasal 40A Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kepegawaian selama 5 tahun. Pasal tersebut menetapkan usia pensiun bagi penggugat adalah 60 tahun.

Dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi, maka usia pensiun maksimal bagi pengacara adalah 60 tahun akan berlaku pada tahun 2027. Usia pensiun maksimal bagi pengacara sebelum waktu tersebut adalah 62 tahun menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 dan Perkantoran.

Harli mengatakan, sebelum UU Nomor 11 Tahun 2021 berlaku, pengacara bisa memilih apakah akan pensiun pada usia 60 atau 62 tahun. “Jika ingin pensiun pada usia 60, maka ini berlaku mulai 1 Juli.”

Sementara itu, Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA) belum menanggapi konfirmasi apakah Sunarta sudah mendaftar ke organisasi tersebut atau belum. Wakil Ketua KBPA Setia Untung Arimuladi tidak menanggapi pesan atau panggilan telepon. Untuk waktu yang lama.

Periklanan

Calon Wakil Jaksa Agung

Menurut UU Jaksa Agung, peran Wakil Jaksa Agung adalah membantu dan bertanggung jawab langsung kepada Jaksa Agung.

Presiden mengangkat dan memberhentikan Wakil Jaksa Agung dengan persetujuan Jaksa Agung. Saat ini yang dapat diangkat menjadi Wakil Jaksa Agung adalah Jaksa Agung Muda atau sejenisnya, dengan memperhatikan tingkat pekerjaan dan jabatannya.

Baca Juga  5 kesalahan yang harus diwaspadai saat membersihkan anak

Saat ini terdapat tujuh Jaksa Agung Muda yang berhak menjadi Wakil Jaksa Agung. Mereka Asep Nana Mulyana (Jaksa Agung Muda Pidana Umum), Febrie Adriansyah (Jampidsus) Bambang Sugeng Rukmono (JAM-Pembangunan), Reda Manthovani (Jamintel), Feri Wibisono (Jamdatun), Wahyoedo Indrajit (Jampidmil), dan Ali Mukartono (Jamwasmil) .

Pilihan Editor: Menkominfo: Judi Online dan Pinjaman Adik Perempuan, Sama-sama Tertiup



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *