Türkiye menangkap 15 orang yang dituduh sebagai agen Mossad untuk memburu Hamas

Uncategorized296 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Pengadilan Turki memutuskan untuk menangkap 15 orang dan mengusir delapan orang lainnya karena menjadi agen intelijen Mossad Israel Warga Palestina yang tinggal di Türkiye menjadi sasaran, menurut media pemerintah TRT Haber, Jumat, 5 Januari 2024.

Sebelumnya, pihak berwenang Turki pada awal pekan menangkap 34 orang untuk memperingatkan Israel akan “konsekuensi ekstrim” jika mereka mencoba memburu anggotanya. Hamas mereka yang tinggal di luar perbatasan Palestina, termasuk di Türkiye.

Tidak seperti banyak mitranya di Barat dan beberapa negara Arab, Turki tidak mengklasifikasikan Hamas sebagai organisasi teroris.

Penangkapan 34 orang tersebut menyusul penyelidikan yang dilakukan oleh badan investigasi teroris dan kejahatan terorganisir dari Kantor Kejaksaan Istanbul, dengan fokus pada spionase internasional. Para tersangka adalah mereka yang diduga terlibat dalam pengintaian, pengintaian, penyerangan, dan penculikan yang mengatasnamakan Mossad.

Para tersangka ditangkap setelah penyelidik melakukan penggerebekan serentak di 57 alamat di delapan provinsi Turki, menurut media Turki. Agensi Anadolu.

Sejak 15 orang ditangkap di pemerintahan dan delapan orang lainnya diusir, tidak diketahui apa yang harus dilakukan terhadap 11 orang lainnya yang juga ditangkap pada awal pekan. TRT Haber Tidak dijelaskan secara rinci mengenai putusan pengadilan terhadap 11 orang tersebut.

Periklanan

Turki dengan tajam mengkritik Israel karena membom Gaza dalam perangnya dengan Hamas, dan Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertengkar di depan umum pekan lalu.

REUTERS | Badan ANADOLU

Pilihan Editor Rusia menggagalkan serangan drone di Laut Hitam, Ukraina mengatakan akan menemukan rudal Korea Utara



Quoted From Many Source

Baca Juga  Profil pemeran utama Song of Thieves, K-drama yang sedang populer saat ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *