Tur ini disebut sebagai negara terburuk di Turkmenistan, Anda tidak perlu menjelajahinya sendirian

Uncategorized326 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, JakartaTurkmenistan adalah salah satu negara yang paling sedikit turisnya di dunia, bahkan bersama Korea Utara. Pasalnya, negara tersebut memiliki banyak persyaratan bagi wisatawan asing.

Seorang turis mengungkapkan bagaimana rasanya mengunjungi apa yang disebutnya “kota terbesar di dunia”. Turis tersebut, Chris, adalah seorang TikToker yang rajin bepergian keliling dunia.

Dalam pesan yang ditulisnya di media sosial, dia mengatakan telah mengunjungi negara tersebut Asia Tengah akan mengikuti pemimpinnya. Jadi, wisatawan tidak boleh menjelajah sendirian.

“Beginilah rasanya berwisata ke negara terbaru di dunia. Hal pertama yang perlu Anda pahami adalah tidak ada internet di sini. “Pada dasarnya, setiap situs diblokir dan saya harus memberi tahu orang-orang bahwa saya tidak akan dihubungi selama perjalanan,” katanya sambil menunjukkan ponselnya yang tidak menampilkan halaman web.

“Anda tidak bisa pergi ke sini tanpa visa yang disetujui dan pemandu wisata yang disetujui selama Anda tinggal.”

Chris yang telah mengunjungi 159 negara mengatakan, meski ibu kotanya penuh dengan monumen indah, namun hampir seluruhnya sepi. Hal ini menambah buruk situasi di ibu kota Ashgabat.

“Menyebut tempat ini aneh adalah sebuah pernyataan yang meremehkan. Ibukotanya penuh dengan monumen-monumen besar yang bernilai dan hampir sepi pengunjung. Ada perasaan menakutkan mengunjungi gedung-gedung ini dengan banyak toko-toko kosong di dalamnya. Hampir seperti kota hantu.”

Tapi katanya kotanya bagus, setiap rumah terbuat dari marmer.

Sebuah aturan yang tidak biasa

Periklanan

Tak hanya bagi wisatawan, kota ini juga punya aturan khusus bagi warganya. Di ibu kota, setiap mobil harus bersih atau berwarna perak dan mengendarai mobil kotor di kota adalah kejahatan.
Namun dia mengatakan meskipun tempatnya aneh, dia menyukai orang-orang di negaranya. “Kebenaran mengenai orang-orang dari Turkmenistan adalah bahwa mereka sama seperti orang-orang dari tempat lain.”

Baca Juga  Obat Kuat Bukan Obat terlarang yang dikonsumsi Nafa Urbach, bagaimana syarat penggunaannya?

Dikenal dengan pemerintahan otoriter dan cadangan gas yang besar, Turkmenistan 80 persennya adalah gurun pasir. Penduduknya menjalani gaya hidup nomaden.

Gurun pasir, khususnya gurun Karakum, mendominasi banyak desa. Di gurun pasir ini terdapat sebuah tempat yang sangat menantang yang bernama Pintu roh atau Kawah Gas Darvaza. Tempat ini adalah lubang api besar di tengah gurun. Meski berbahaya, banyak orang yang mendatangi tempat ini dan berkemah di sekitarnya.

Meski kaya akan gas, sebagian besar penduduknya hidup dalam kemiskinan. Setelah kemerdekaan dari Uni Soviet pada tahun 1991, Turkmenistan memasuki masa isolasi yang sepertinya akan segera berakhir.

EXPRESS.CO.UK | Tips Perjalanan

Pilihan Redaksi: 5 Destinasi Wisata Terpopuler di Turkmenistan, Ada Gurun Karakum Pintu Gerbang Neraka.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *