Top 3 Dunia: Alasan Saudi menutup Ka’bah, Alasan mengusir Rohingya, Iran membatalkan visa.

Uncategorized69 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta3 dunia teratas, Jumat 15 Desember 2023, dibuka alasan pemerintah Arab Saudi menutup Ka’bah. Sepanjang sejarah, Ka’bah telah ditutup berkali-kali karena berbagai alasan.

Cerita kedua adalah tentang pengusiran pengungsi Rohingya dari negara tempat mereka tinggal selama berabad-abad. Sejak tahun 2017, kelompok etnis Rohingya mulai meninggalkan Myanmar.

Situasi terakhir diisi dengan pemberitaan keringanan visa bagi pengunjung dari 33 negara, termasuk Indonesia dan Rusia. Pembatalan visa ini untuk memperbolehkan wisatawan asing mengunjungi negara tersebut.

Di bawah ini, 3 besar dunia sudah lengkap.

Mengapa pemerintah Saudi menutup Ka’bah? Ini penjelasannya

Pemerintah Arab Saudi menutup kawasan tersebut Memanggil di Kota Mekah untuk sementara mulai Sabtu, 9 Desember 2023. Penutupan ini membuat jamaah umrah tidak bisa menyentuh, melihat, dan mencium Hajar Aswad. Meski demikian, jamaah tetap bisa melakukan tawaf dan aktivitas lainnya, seperti salat dan berdoa.

Lantas, mengapa menutup Ka’bah?

Sekali lagi, baca terus Di Sini.

Mengapa orang Rohingya diusir dari negaranya?

Periklanan

Pengungsi Rohingya terus berdatangan ke Indonesia sejak 14 November 2023. UNHCR Indonesia catat jumlah kedatangannya Pengungsi Rohingya hingga 1.200 orang. Mereka tersebar di banyak tempat di Aceh, seperti Pidie, Bireuen, Aceh Timur dan Sabang.

Rohingya adalah minoritas Muslim yang telah tinggal di Myanmar selama ratusan tahun. Sejak tahun 2017, kelompok etnis Rohingya mulai meninggalkan Myanmar. Penyebabnya karena suku Rohingya yang tinggal di negara bagian Rakhine terus mengalami kekerasan dan penindasan oleh militer Myanmar. Lantas, mengapa etnis Rohingya diusir dari Myanmar?

Sekali lagi, baca terus Di Sini.

Iran telah membebaskan visa turis untuk 33 negara termasuk Indonesia dan Rusia

Iran mencabut persyaratan visa bagi pengunjung dari 33 negara, termasuk Indonesia dan Rusia, untuk mempromosikan pariwisata. Menteri Kebudayaan, Pariwisata, dan Kerajinan Ezzatollah Zarghami mengatakan pembatalan persyaratan visa telah disetujui dalam rapat pemerintah pada Rabu, 13 Desember 2023.

Baca Juga  RI dan enam negara ASEAN tandatangani MoU di AMMTC ke-17 Labuan Bajo

Negara yang menerima visa adalah Indonesia dan Rusia. Sejak invasi Ukraina, warga Rusia semakin sulit meninggalkan negaranya.

Sekali lagi, baca terus Di Sini.

Pilihan Editor: Hamas Masih Kuat, Serangan Darat Israel Hadapi Perlawanan Keras



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *