Tips tetap sehat di musim hujan dari guru ilmu kesehatan UM Surabaya

Uncategorized174 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Sekarang Indonesia sudah terlambat Hujan. Permasalahan yang paling sering terjadi bukan hanya banjir, namun tingginya kelembapan saat musim hujan kerap menimbulkan gangguan kesehatan. Selain itu, jika terjadi banjir, lingkungan menjadi lebih lembab sehingga memungkinkan bakteri dan kuman berkembang biak lebih cepat.

Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya, Firman mengatakan, setidaknya ada tiga jenis penyakit yang sering muncul saat musim hujan. Yang pertama adalah penyakit saluran pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza, gejalanya berkisar dari ringan hingga berat, seperti flu, bersin, sakit tenggorokan, demam, sakit kepala, dan batuk.

“Virus ini menular melalui cairan atau droplet dari orang yang terinfeksi, ketika gejala bersin atau batuk mulai muncul maka virus influenza akan menular dari cairan ke cairan.” Saat itulah penularan bisa terjadi, jika droplet tersebut terhirup atau terkena orang lain. ,” kata Firman pada Sabtu, 9 Desember 2023 seperti dilansir situs UM Surabaya.

Kedua penyakit tersebut adalah demam berdarah. Penyebab penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti. Biasanya muncul saat musim hujan, penyebabnya adalah lokasi air dan air panas yang menjadi sarang nyamuk yang populer sebagai tempat berkembang biak.

Nyamuk jenis ini ada yang berjenis kelamin betina dan jantan, namun penyebab penyakit demam berdarah adalah nyamuk betina. Berbeda dengan kedua nyamuk ini, nyamuk jantan tampak antenanya berbulu dan tidak meminum darah, melainkan hanya getah tumbuhan atau bunga.

Sedangkan nyamuk betina tidak memiliki antena berbulu, namun menghisap darah, kebanyakan darah manusia. Pasalnya, nyamuk betina membutuhkan zat besi, dan nutrisi lain dalam darah manusia, untuk mempercepat proses sel telur agar lebih cepat menetas.

Baca Juga  Otoritas IKN dan BRIN menandatangani kesepakatan kesepahaman, kerja sama di berbagai bidang penelitian

Nyamuk Aedes aegypti bisa menggigit berulang kali, dan ketika nyamuk itu menggigit, ia menyuntikkan air yang mengandung virus demam berdarah ke dalam tubuh manusia. Jadi dari sinilah bermula proses penyakit dan menimbulkan penyakit demam berdarah, ujarnya.

Periklanan

Menurut dia, selama periode 2023 dilaporkan sebanyak 68.996 orang mengidap penyakit DBD dan 498 orang diantaranya meninggal dunia.

Yang ketiga adalah diare. Diare adalah masalah pencernaan yang ditandai dengan tinja encer yang dikeluarkan lebih dari tiga kali sehari. Biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit.

Diare tidak bisa dianggap remeh, apalagi pada anak-anak bisa berujung pada keadaan darurat. Kehilangan banyak air akibat diare, seseorang dapat mengalami syok hipovolumik yang ditandai dengan penurunan kesadaran, tekanan darah turun secara signifikan, dan otak menjadi lemah.

Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan tubuh saat musim hujan, penting untuk menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air. Kedua, hindari kontak langsung dengan penderita flu dan batuk. Ketiga lakukan 3 M (siram, tutup, campur dan taburi bedak).

Terakhir, makanlah buah dan sayur yang bergizi untuk mendukung sistem kekebalan tubuh, ujarnya.

Pilihan Editor: Pimpinan fakultas IKN menerima gelar Profesor Kehormatan dari Undip



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *