Tim pengacara TPN Ganjar-Mahfud akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus Aiman ​​​​​​Witjaksono

Uncategorized186 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Wakil Ketua Bidang Hukum dan Dukungan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Ronny Talapessy mengatakan, pihaknya akan memenuhi panggilan tes dan Polda Metro Jaya pada Jumat, 1 Desember 2023 atas dugaan ujaran kebencian terhadap polisi yang diminta mendukung Prabowo-Gibran. Namun, Ronny tidak percaya dia datang Aiman ​​Witjaksono dan pemeriksaan besok, namun timnya sedang menyelesaikan dokumen administrasi.

“Hari ini semua kelengkapan administrasi sudah kami selesaikan untuk memenuhi panggilan besok,” kata Ronny di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 30 November 2023.

Mengirim surat undangan bukanlah hal yang biasa

Sebagai penasehat hukum, kata Ronny, pihaknya menilai pengiriman somasi di tengah malam sudah melampaui batas kewajaran. Menurutnya, aksi tersebut membangunkan keluarga Aiman ​​yang sedang beristirahat.

“Saya dengar dari Mas Aiman ​​​​bahwa anaknya terbangun karena ada yang datang menelepon,” ujarnya.

Selain itu, Ronny mengatakan, sebagai aparat penegak hukum, seruan tersebut tidak beralasan. Ia mengatakan, apa yang dikatakan Aiman ​​​​setelah dibawa oleh Tim Hukum TPN adalah kebenaran yang terungkap ke publik. Sebelum atau sesudah pernyataan tersebut, kata dia, pernyataan Aiman ​​memiliki indikasi yang jelas.

“Kami pikir ada cara untuk melakukan hal-hal yang dituduhkan kepada Anda yang menakutkan,” kata Ronny.

Semula istilah itu disebut dengan Tim Pemenangan Nasional atau TPN Ganjar-Mahfud Chico Hakim menolak mengirimkan surat somasi kepada Aiman​​​​​​​​Witjaksono pada Selasa 28 November 2023 pukul 23.50 WIB. Aiman​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​ ​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​ ​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Periklanan

Chico mengaku menerima pesan panggilan tersebut langsung dari Aiman. “Menurut saya, ini semacam Gestapo, semacam polisi rahasia era Nazi di Jerman, semacam fasisme Mussolini, semacam teror,” ujarnya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa. , 28 November 2023.

Baca Juga  Joe Biden Ucapkan Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia kepada Jokowi dan Rakyat Indonesia

Chico menanyakan pertanyaan mendesak kepada polisi yang menelepon Aiman ​​​​pada pukul 12 malam, yang memiliki anak kecil. Menurut saya, ini tidak pantas dan harus diperbaiki oleh Kapolri, ujarnya.

Menurut Choco, cerita Aiman ​​menimbulkan ketakutan tidak hanya bagi mereka yang terkena dampak Aiman, tapi juga masyarakat umum. “Diam saja dan jangan dibicarakan (kecurangan) karena akan berujung pada penuntutan,” ujarnya.

Secara pribadi, kata Chico, ia yakin jurnalis Aiman ​​​​tidak bisa menjadi warga negara biasa. “Ada orang di belakang mereka. Ini pendapat saya,” ujarnya. Dia menganggap berita itu sebagai fakta.

ADIL AL HASAN, HAN REVANDA

Pilihan Editor: Pemilu 2024: Soal Netralitas Aparatur Negara, Apa UU Netralitas Polri, TNI, dan ASN?



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *