Simak syarat dan cara melamar jika ingin menikah dengan orang asing

Uncategorized155 Dilihat

CANTIKA.COM, Jakarta – Bagi yang ingin menikah dengan orang asing atau WNA harus mengetahui cara membuat akta nikah dengan orang asing. Pasalnya, akta nikah dengan penduduk berbeda dengan akta nikah orang asing.

Ada banyak syarat dan hukum yang harus dipatuhi untuk menikah dengan pasangan dari luar Indonesia.

Perkawinan antara warga negara Indonesia (WNI) dengan orang asing sering disebut dengan perkawinan campuran. Undang-undang tentang perkawinan beda terdapat dalam Pasal 57 UU Nomor 1 Tahun 1974.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai dokumen-dokumen yang diperlukan dan tata cara pengurusan akta nikah dengan orang asing, berikut informasinya untuk Anda.

Dokumen yang diperlukan untuk menikah dengan orang asing

Untuk melangsungkan pernikahan dengan orang asing, ada beberapa dokumen yang harus Anda persiapkan, antara lain:

Buku untuk orang asing

Surat Keterangan Tidak Berkeberatan (CNI) atau lebih dikenal dengan surat, yaitu surat pernyataan boleh menikah dan akan menikah dengan warga negara Indonesia. Surat ini dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang di negara tersebut, misalnya kedutaan.

Fotokopi kartu identitas dari negara pemohon.
Foto akta kelahiran.
Pas foto.
Sertifikat lajang.
Surat cerai jika sudah menikah.
Surat kematian pasangan jika meninggal dunia.
Sertifikat perumahan saat ini.
Pas foto ukuran 2×3 sebanyak 4 lembar dan pas foto ukuran 6 sebanyak 4 lembar.
Jika Anda akan menikah di KUA, Anda harus menyerahkan surat pindah agama jika sebelumnya Anda bukan seorang Muslim.

Untuk mendapatkan CNI dari kedutaan ada 5 syarat yang harus dipenuhi yaitu

Akte kelahiran terbaru.
Foto KTP dari.
Pas foto.
Bukti tempat tinggal atau surat rumah. Kalau tidak punya, bisa berupa gambar telepon atau tagihan listrik.
Semua surat harus diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah. Setelah itu, dia diperintahkan oleh KBRI

Baca Juga  Anies Muhaimin 2024 Trending di Twitter

Dokumen bagi warga negara Indonesia

Surat pengantar dari RT/RW menyebutkan mereka tidak dilarang melangsungkan pernikahan.
Tipe N1, N2, dan N4 berasal dari regional dan sub-regional.
Formulir N3, khusus bagi yang akan menikah di KUA atau surat konfirmasi bagi calon pengantin harus mendaftarkan kedua calon pengantin.
Foto KTP dan akta kelahiran.
Data calon pasangan dan orang tua.
Foto kartu keluarga.
Surat nikah orang tua jika Anda anak pertama.
Data dua saksi pernikahan dan foto terkait.
Pas foto ukuran 2×3 sebanyak 4 lembar dan pas foto 4×6.
Bukti Pembayaran PBB Terbaru.
Perjanjian pranikah.

Selain itu, ada juga dokumen kewarganegaraan Indonesia yang diminta oleh kedutaan asing, seperti:

Foto akta kelahiran dan asli.
Foto KTP.
Surat revisi set N1, N2 dan N4 berasal dari daerah setempat.
Salinan perjanjian pranikah jika ada.
Sebelum menyerahkan seluruh dokumen, ada baiknya semua dokumen difotokopi terlebih dahulu, karena pihak kedutaan tidak akan mengembalikannya.

Proses pengurusan surat nikah dengan WNA
Berikut dokumen yang harus diwaspadai, dikutip dari kemlu.go.id:

Langkah pertama adalah melengkapi semua dokumen. Jika sudah, harus datang ke KBRI untuk dilegalisir. Setelah itu, catatlah perkawinan tersebut untuk mendapatkan akta nikah pada instansi yang berwenang yaitu Kantor Catatan Sipil (Kristen) atau Kantor Agama.

Pengurusan akta nikah atau surat nikah di Departemen Kehakiman di Indonesia. Kemudian dituangkan di atas kertas di Departemen Hak Asasi Manusia. Setelah diproses di Departemen Hak Asasi Manusia, dokumennya disiapkan di Departemen Luar Negeri. Terakhir, dokumen-dokumen tersebut akan didaftarkan di Kedutaan Besar negara Pasangan. Demikian informasi mengenai tata cara pengurusan akta nikah dengan orang asing. Semoga bermanfaat ya.

Baca Juga  Paus Fransiskus memberi tahu G7 bahwa manusia tidak boleh berhenti mengendalikan AI

Pilihan Redaksi: 3 Tahun Menikah, Indah Permatasari dan Arie Kriting Ungkap Kunci Kesatuan Keluarga

Balai ULVA | LAILI IRA

Hallo sahabat cantik ayo update informasi dan inspirasi untuk para wanita Telegram itu indah

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *