Sekretaris Jenderal PBB mengutuk penembakan di Gedung Konser Moskow

Uncategorized83 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekretaris Jenderal PBB) Antonio Guterres mengkritik halsyuting di gedung konser Moskow Rusia pada Jumat malam.

“Sekretaris Jenderal mengutuk keras serangan teroris hari ini di sebuah hotel di Moskow, yang menewaskan sedikitnya 80 orang dan melukai lebih dari 145 lainnya,” kata Sekretaris Jenderal PBB Farhan Haq dalam sebuah pernyataan.

Ia mengatakan Guterres menyampaikan belasungkawa kepada Rusia, dan menyampaikan harapannya agar mereka yang terluka dalam serangan itu dapat segera pulih.

Menurut informasi pertama, serangan itu terjadi di Krasnogorsk, ibu kota Wilayah Moskow, ketika band Picnic tampil di Balai Kota Crocus.

Ledakan di sana kemudian menimbulkan kebakaran besar.

Pejabat darurat Rusia mengatakan sekitar sepertiga bangunan dilalap api, dan beberapa helikopter berupaya memadamkan api.

Keberadaan para pelaku bom masih belum diketahui, dan beberapa laporan menyebutkan bahwa mereka berhasil melarikan diri. ISIS mengaku bertanggung jawab atas pemboman gedung konser di Moskow, Rusia pada Jumat malam.

Orang-orang bersenjata menyerbu teater Moskow dan menembakkan senjata otomatis ke arah kerumunan. Serangan itu menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai lebih dari 100 orang, menurut media pemerintah Rusia. TASSmengacu pada Layanan Keamanan Federal (FSB).

Media Rusia melaporkan bahwa para penyerang juga menggunakan bahan peledak, menyebabkan kebakaran besar di Balai Kota Crocus di tepi barat Moskow pada Jumat, 22 Maret 2024.

Kementerian Kesehatan di Rusia mengatakan beberapa korban luka telah dirawat di rumah sakit.

Sebuah video yang diposting di media sosial menunjukkan asap hitam membubung dari atap gedung di distrik Krasnogorsk di utara ibu kota Rusia, yang dapat menampung ribuan orang dan menjadi tuan rumah bagi artis-artis papan atas dunia.

Baca Juga  PHE membeberkan strategi dukung program pemerintah turunkan emisi

Media Rusia melaporkan bahwa tiga hingga lima orang yang mengenakan seragam tempur melepaskan tembakan dalam perjalanan menuju konser “Piknik”.

Periklanan

Wartawan media RIA Novosti Mereka yang hadir mengatakan para penyerang melepaskan tembakan otomatis dan melemparkan bom atau granat pembakar. Api dengan cepat menyebar ke seluruh ruang konser.

“Orang-orang di aula digiring ke tanah untuk melindungi diri mereka dari penembakan selama 15 atau 20 menit,” kata reporter tersebut.

Orang-orang mulai meninggalkan lokasi ketika keadaan sudah jelas, kata reporter tersebut, seraya menambahkan bahwa pasukan keamanan ada di sana.

Pernyataan Guterres muncul setelah pernyataan pertama PBB yang menyatakan keprihatinannya atas serangan mematikan tersebut.

Dewan Keamanan PBB juga mengutuk serangan keji dan pengecut tersebut.

“Ribuan orang terkena dampak aksi terorisme yang mengerikan ini,” kata anggota Dewan dalam sebuah pernyataan, mengungkapkan simpati dan belasungkawa terdalam mereka kepada keluarga para korban dan rakyat Rusia.

Anggota Dewan Keamanan PBB menegaskan kembali bahwa terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya adalah salah satu ancaman paling serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional, dan menekankan perlunya meminta pertanggungjawaban para pelaku, penyelenggara, penyandang dana dan pendukung tindakan terorisme yang keji, dan membawa dampak buruk. mereka ke pengadilan.

Mereka mendesak semua negara, sesuai dengan kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan resolusi Dewan terkait, untuk bekerja sama dengan Rusia dan semua otoritas terkait.

Pilihan Editor: Dari India hingga Ukraina, Begini reaksi dunia terhadap penembakan konser di Moskow

ANATOLIA



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *