Sebuah ledakan di dekat kantor politik Pakistan menewaskan 26 orang pada malam pemilu

Uncategorized108 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Islamabad – Dua ledakan di dekat tempat pemungutan suara PakistanProvinsi Balochistan di barat daya menewaskan 26 orang dan melukai banyak lainnya pada Rabu, Februari. 7, kata para pejabat, meningkatkan kekhawatiran keamanan menjelang pemilihan umum.

Pakistan pergi ke tempat pemungutan suara pada hari Kamis di tengah meningkatnya serangan militer dan penangkapan Imran Khan, pemenang pemilu nasional terakhir, yang mendominasi berita utama meskipun ada masalah ekonomi dan masalah lainnya.

Pihak berwenang mengatakan mereka meningkatkan keamanan di tempat pemungutan suara.

Serangan pertama yang menewaskan 14 orang terjadi di kantor calon independen di distrik Pishin.

Ledakan kedua terjadi di Qilla Saifullah, dekat perbatasan Afghanistan, terjadi di dekat kantor Jamiat Ulama Islam (JUI), sebuah kelompok agama yang sebelumnya melakukan serangan tersebut, menurut menteri media setempat.

Wakil Komisioner Qilla Saifullah, Yasir Bazai mengatakan, 12 orang tewas dan 25 orang luka-luka akibat alat yang ditanam di sepeda motor yang diparkir di dekat pabrik.

Belum jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Beberapa kelompok, termasuk militan Islam Taliban Pakistan (TTP) dan separatis di Balochistan, menentang negara Pakistan dan telah melakukan serangan dalam beberapa bulan terakhir.

Seorang juru bicara TTP mengatakan serangan hari Senin itu menewaskan 10 orang di sebuah kantor polisi di barat laut Pakistan. TTP mengatakan pihaknya lebih menargetkan polisi dan pasukan keamanan dibandingkan pemilih.

Rumah Sakit Khanzai, yang dekat dengan lokasi ledakan di Pishin pada hari Rabu, menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 14 orang dan mengatakan lebih dari selusin orang terluka. Wakil Komisaris Distrik Pishin Jumma Dad Khan mengatakan ledakan tersebut melukai banyak orang.

Baca Juga  Review Redmi Note 10 Pro: Spek, Kamera, dan Harga

“Saya terkejut dengan serangan teroris hari ini dan mengutuk mereka yang berusaha menghalangi masyarakat untuk memilih,” kata Komisaris Tinggi Inggris untuk Pakistan Jane Marriott.

Serangan ini terjadi ketika partai-partai politik menyelesaikan kampanye mereka pada masa tenang yang diamanatkan undang-undang pemilu beberapa hari sebelum pemilu.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *