SBY dan Bukber Demokrat: Jangan Khawatirkan Mereka yang Ingin Prabowo Jadi Presiden.

Uncategorized107 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Ketua Dewan Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY memastikan kemenangannya Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mewakili keinginan rakyat. SBY menilai dukungan masyarakat di lapangan terhadap Prabowo sangat besar.

“Mengapa Pak Prabowo menang dan terpilih menjadi Presiden kita? Karena rakyat sangat menginginkan dia memimpin kita semua, kata SBY, pada acara buka puasa di Partai Demokrat, di Jalan St. Louis. Regis Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu, 27 Maret 2024.

Presiden ke-6 RI ini juga menilai, Prabowo unggul dalam persaingan dan tidak hanya dalam survei. SBY menilai dukungan rakyat dan tanah air terhadap Prabowo sangat kuat. Dia bahkan menyebutnya sejarah.

Oleh karena itu, SBY kembali menegaskan, “Jangan sakiti hati mereka yang memang ingin memilih Pak Prabowo sebagai pemimpinnya.”

Tak hanya mendapat pujian dan sambutan baik dari seluruh pimpinan Demokrat, kemenangan Prabowo pun turut dirayakan dengan menghadirkan lukisan karya SBY. Lukisan ini punya nama ‘Berdiri teguh seperti batu’ (Berdiri Teguh Seperti Batu), SBY mengaku menghabiskan waktu 10 jam untuk memberikan lukisan itu kepada Prabowo.

Seperti gambaran pada gambar yaitu batu karang yang diterjang ombak, SBY berharap kedepannya Prabowo bisa menjadi pemimpin yang kokoh dan kokoh seperti batu karang masa depan Indonesia.

Periklanan

“Ini saya selesaikan dalam waktu 10 jam Pak Prabowo, untuk ayah tercinta. Saya beri nama ini, dengarkan namanya, ‘Berdiri Seperti Batu’. Artinya kuat dan kokoh seperti batu karang, batu karang di tengah laut. kata SBY.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum atau KPU telah mengumumkan keputusan tegas Pilpres 2024 pada Rabu 20 Maret 2024. Hasilnya, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memperoleh 96.214.691 suara atau 58,59 persen; Anies-Muhaimin memperoleh 40.971.906 suara atau 24,95 persen; dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md memperoleh 27.040.878 suara atau 16,47 persen.

Baca Juga  Hamas menolak melepaskan sandera, Menteri Keuangan Israel mengusulkan blokade total terhadap Gaza

Namun, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 Anies-Muhaimin serta wakil presiden urutan ketiga Ganjar-Mahfud kini mengajukan perselisihan hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi. Sidang pendahuluan dimulai kemarin dan akan dilanjutkan hari ini.

Pilihan Redaksi: Gerindra membantah kabar pemberian Anies dan pengembalian jabatan Menteri Prabowo



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *