Satpol PP Garut mendukung Gibran Rakabuming, Gubernur Jabar: 1-3 bulan tidak dibayar.

Uncategorized241 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin angkat bicara soal viralnya video anggota Satuan Kepegawaian Daerah (Satpol PP) Kabupaten Garut yang memberikan dukungan kepada wakil presiden. Gibran Rakabuming Raka. Bey mengatakan pihaknya telah memerintahkan agar anggota Satpol PP dilarang menonton video tersebut.

Bey mengatakan, sanksi yang diberikan kepada anggota Satpol PP berupa skorsing gaji selama satu hingga tiga bulan. Jika kembali melanggar aturan, Bey memastikan akan ada hukuman yang lebih berat.

“Saya tidak hapal. Tapi yang satu tidak dibayar selama tiga bulan dan yang satu lagi satu bulan. Kalau dia melakukannya lagi, mungkin pembatasannya akan lebih buruk,” kata Bey usai berangkat. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Rabu 3 Januari 2024.

Bey menegaskan, pejabat negara harus netral Pemilu 2024. Ia menjelaskan, hal itu perlu dilakukan agar pesta demokrasi lima tahunan dapat mencalonkan diri secara langsung, terbuka, bebas, tertutup, jujur, dan adil.

“Satpol PP itu aplikasi daerah, aplikasi daerah harus netral. Lalu (ada) pembatasan, sesuai sistem,” kata Bey dilansir Antara.

Satpol PP Garut menekankan perilaku anggotanya

Pertama, video dukungan anggota Perusahaan Satpol PP Garut sebagai Gibran Rakabuming Raka dibagikan di media sosial. Ada belasan orang berkostum yang menunjukkan dukungannya dalam video tersebut.

“Kami dari Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin masa depan yang muda Mas Gibran Rakabuming Raka. Terima kasih,” kata seseorang dalam video tersebut.

Kepala Sumber Daya Manusia Satpol PP Kabupaten Garut Tubagus Agus Sofyan membenarkan, orang dalam video tersebut adalah anggotanya. Namun, menurut dia, mereka hanya berperan sebagai petugas kehormatan.

Baca Juga  Videografer divonis 3 tahun penjara, Rebecca Klopper menemukan kenyamanan di Media Sosial.

Periklanan

Ia juga mengungkapkan bahwa timnya sedang menyelidiki apa yang terjadi pada video tersebut dan orang-orang yang terlibat dalam video tersebut.

Mahfud Md meminta aparat mengidentifikasi aktor pembuat video pendukung Gibran

Video pendukung Gibran Rakabuming Raka pun mendapat kecaman dari Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan. Mahfud Md. Dia menyebut pengesahan itu sebagai tindakan pengkhianatan. Calon presiden Ganjar Pranowo pun menduga ada aktor yang membuat video tersebut.

“Kalau partainya seperti itu, itu sudah melanggar hukum dan menurut saya Satpol PP sekelasnya tidak berani kalau tidak ada yang mendorong,” kata Mahfud saat ditemui di ruang kerjanya, siang tadi.

TKN membantah menjadi aktor

Komandan Tim Kampanye Pemilih Muda Nasional (TKN Fanta) Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Arief Rosyid Hasan, tak mau berkomentar banyak soal ini. Ia meminta masyarakat membuktikan terlebih dahulu keaslian video tersebut.

Arief membantah tudingan pihaknya berada di balik video pendukung Satpol PP tersebut Garut kata Gibran Rakabuming Raka. Ia justru menyebut mungkin saja video tersebut dibuat oleh pihak lain dengan maksud menurunkan nominasi nomor 2 tersebut.

“Kalau memang ada yang seperti itu, kami akan selidiki apakah benar dari mereka atau ini upaya untuk menghancurkan Prabowo-Gibran,” ujarnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *