Rusia memasukkan ‘Gerakan LGBT’ dalam daftar kelompok ekstremis dan terorisnya

Uncategorized82 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, JakartaRusia telah menambahkan apa yang disebutnya “gerakan LGBT” ke dalam daftar teroris dan teroris, kata media pemerintah pada Jumat, 22 Maret 2024.

Langkah ini sejalan dengan keputusan Mahkamah Agung Rusia pada November lalu yang menyatakan bahwa para aktivis LGBT harus ditunjuk sebagai aktivis, gerakan laki-laki gay dan perwakilan transgender mengatakan mereka khawatir hal itu akan berujung pada penangkapan dan persidangan.

Daftar ini dikelola oleh sebuah kelompok bernama Rosfinmonitoring, yang mempunyai wewenang untuk membekukan rekening bank lebih dari 14.000 orang dan perusahaan yang dianggap ekstremis dan tidak bertanggung jawab. seorang teroris. Dari Al Qaeda hingga raksasa teknologi AS Meta dan rekan mendiang pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny. Baru-baru ini, mantan juara catur dunia, Garry Kasparov juga masuk dalam daftar ini karena sering mengkritik Kremlin.

Daftar baru tersebut mengacu pada “gerakan sosial LGBT internasional dan sektor organisasinya”, kata kantor berita negara RIA.

Sebagai bagian dari reformasi di bawah kepemimpinan Presiden Vladimir Putin dan nilai-nilai kekeluargaan Berbeda dengan perilaku tidak bermoral di Barat, Rusia telah memperluas pembatasan dalam satu dekade terakhir terhadap ekspresi orientasi seksual dan identitas gender.

Periklanan

Langkah-langkah yang diambil termasuk mengeluarkan undang-undang yang melarang promosi homoseksualitas “non-tradisional” dan melarang perubahan gender secara hukum atau medis.

Reuters

Pilihan Editor: Zelensky Undang Prabowo ke Formula Peace Summit, Ini Alasannya



Quoted From Many Source

Baca Juga  PBB merilis dokumen yang mendokumentasikan upaya untuk mencapai SDGs.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *