Rusia memanggil utusan Jerman mengenai rencana bantuan militer ke Ukraina

Uncategorized72 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Departemen Luar Negeri Rusia pada hari Senin tanggal 4 Maret 2024 memanggil duta besar Jerman untuk Moskow Alexander Graf Lambsdorff menyusul publikasi kebocoran penyadapan rahasia militer Jerman tentang Ukraina, media Rusia melaporkan, TASS.

Berlin pada hari Minggu menuduh Rusia berusaha melemahkan Jerman dengan menerbitkan rekaman di media sosial Rusia di mana peserta mendiskusikan penggunaan rudal Taurus buatan Jerman.

“Duta Besar Jerman tiba di Kementerian Luar Negeri Rusia dan diundang ke diskusi yang dipublikasikan para pejabat Jerman mengenai Krimea,” kata media pemerintah Rusia. RIA Novosti.

Kremlin mengatakan bahwa rekaman pembicaraan militer Jerman menunjukkan bahwa militer Jerman sedang mempertimbangkan rencana melancarkan serangan ke wilayah Rusia, dan mempertanyakan apakah Kanselir Olaf Scholz dapat mengendalikan situasi.

“Tepu sendiri mengatakan bahwa di Bundeswehr (tentara Jerman), rencana melancarkan serangan ke wilayah Rusia dibahas dengan jelas dan menyeluruh. Ini tidak memerlukan penjelasan hukum apa pun. Semuanya di sini sudah jelas,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. .

“Di sini kita harus mencari tahu apakah Bundeswehr melakukan ini sendiri. Lalu pertanyaannya adalah: bagaimana Bundeswehr dikendalikan dan seberapa besar Scholz mengendalikan situasi? Atau itu bagian dari perintah pemerintah Jerman?” kata Peskov.

Mereka mempublikasikan video perwakilan Lambsdorff yang tiba di Kementerian Luar Negeri di Moskow, menolak menjawab pertanyaan dari jurnalis Rusia.

Rekaman percakapan selama 38 menit antara para pejabat Jerman itu diposting Jumat malam di media sosial Rusia.

Periklanan

Para pejabat membahas penggunaan rudal Taurus buatan Jerman di Ukraina dan dampaknya.

Topiknya mencakup sasaran pada wilayah seperti jembatan di atas Selat Kerch yang menghubungkan daratan Rusia dengan Krimea, yang dianeksasi Rusia pada tahun 2014.

Baca Juga  Menlu Retno: Kanselir Jerman Olaf Scholz akan berkunjung ke Indonesia

Juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman membenarkan bahwa kementerian yakin pembicaraan dengan angkatan udara telah “gagal”.

Kanselir Jerman Olaf Scholz berjanji akan melakukan penyelidikan penuh atas kejahatan tersebut.

Pilihan Editor: Jerman Serahkan Rp 22 T ke Ukraina, Penyerang Rusia Lukai Hingga 10.000 Orang.

REUTERS | CNA



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *