Presiden PDIP Puan Maharani mengatakan Nadiem Makarim bisa mencalonkan diri pada Pilkada Jakarta 2024

Uncategorized13 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Ketua DPP PDIP Puan Maharani berkata, PDIP akan mencantumkan nama Menteri Kabinet Indonesia Maju dan perubahan Pilkada Jakarta. Salah satu nama yang masuk dalam perhitungan Pilkada Jakarta 2024 adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Jadi nama-nama yang muncul, bahkan menteri-menterinya, muncul juga nama Mas Pram (Pramono Anung). Mungkin kalau berminat Pak Nadiem bisa (memasukkan), kata Nyonya Maharanipada tanggal 5 Juli 2024, seperti yang dijelaskan Di tengah-tengah.

Puan juga mengungkapkan, PDIP masih akan mencari nama lain yang bisa diusung pada Pilkada 2024. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan PDIP akan memunculkan nama baru.

Profil Nadiem Makarim

Pemilik nama Nadiem Anwar Makarim ini lahir pada 4 Juli 1984 di Singapura dan merupakan anak dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri. Ia bersekolah dari SD hingga SMA dan pindah dari Jakarta ke Singapura. Setelah lulus SMA, pada tahun 2002, ia melanjutkan studi di bidang Hubungan Internasional, Brown University, Amerika Serikat (AS). Selain itu, ia juga mengikuti pertukaran pelajar di London School of Economics. Setelah mendapat gelar sarjana, beliau melanjutkan pendidikannya dengan gelar Master of Business Administration, Harvard Business School, Amerika Serikat.

Bergantung kepada mwa.uns.ac.idsetelah lulus dari Harvard Business School, Nadiem Makarim memutuskan untuk kembali ke Indonesia untuk bekerja. Beliau memulai karirnya sebagai konsultan di McKinsey & Co. Nadiem selama 3 tahun pada 2006-2009. Setahun setelah meninggalkan McKinser & Co., ia memulai Gojek sebagai pusat panggilan yang hanya menawarkan pengiriman produk dan layanan. menembakSelamat dengan sepeda motor.

Periklanan

Kini, Gojek telah bertransformasi menjadi aplikasi besar yang menawarkan lebih dari 20 layanan, mulai dari transportasi, pesan-antar makanan, kebutuhan sehari-hari, pijat, bersih-bersih rumah, logistik, dan platform pembayaran digital (GoPay). Kiprah Nadiem di Gojek sebagai Co-founder dan CEO membawanya masuk dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia versi Majalah Globe Asia dengan perkiraan kekayaan US$ 100 juta (Rp 1,6 triliun).

Baca Juga  Perang Rusia Ukraina, Zelensky akan pergi ke Gedung Putih minggu depan

Tak hanya Gojek, pada tahun 2011, Nadiem menjadi Co-founder dan CEO Zalora Indonesia. Namun pada tahun 2012, ia memutuskan keluar dari Zalora untuk membangun dan berkembang awal mula milik sendiri, termasuk Gojek. Saat mengembangkan Gojek, ia juga menjadi Chief Innovation Officer Kartuku yang sebelumnya tidak memiliki pesaing dalam pembayaran nontunai di Indonesia. Setelah itu, Gojek mengakuisisi Kartuku untuk memperkuat GoPay. Ia bekerja di Kartuku hingga tahun 2014. Selanjutnya ia fokus mengembangkan Gojek hingga tahun 2019.

Kemudian, pada 22 Oktober 2019, Nadiem Makarim mengundurkan diri sebagai CEO Gojek setelah ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri Pendidikan dan Riset Teknologi. Sebagai Menteri Pendidikan, beliau mempunyai kebijakan utama dalam sistem pendidikan Indonesia dengan mengimplementasikan ide-ide. Kebebasan untuk belajar. Kini, putri Ketua Umum PDIP Puan Maharani itu diincar untuk maju di Pilkada Jakarta 2024.

Pilihan Editor: PDIP mencalonkan Nadiem Makarim dan Pramono Anung untuk Pilkada Jakarta 2024



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *