Persikabo 1973 Dipastikan Degradasi dari Liga 1 ke Liga 2, Djajang Nurjaman Masih Mau Bertahan?

Uncategorized135 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, JakartaDjajang Nurdjaman tak memenuhi harapan manajemen klub Persikabo 1973 agar tim bernama Laskar Padjadjaran bisa bertahan di kompetisi sepak bola kasta tertinggi Tanah Air, Liga 1. Kemenangan telak 5-2 di kandang Persik Kediri pada Kamis malam 28 Maret 2024, simak dan bahwa skuad mereka telah dipromosikan ke Liga 2 untuk musim depan.

Dalam kompetisi yang digelar di Stadion Brawijaya itu, Tahun 1973 mencetak empat gol di babak pertama oleh Flavio Silva. Selanjutnya di penghujung pertandingan, Flavio mencetak gol kelimanya melalui tendangan penalti. Sementara hanya Yandi Sofyan yang memberi mereka dua gol dari adu penalti sebelum jeda babak kedua.

“Ini bukan yang diinginkan Persikabo. Kami kalah 5-2,” ujarnya selepas pertandingan, seperti dilansir media perseroan.

Djajang menganggap kekalahan timnya sebagai hal yang memalukan. Menurutnya, Flavio merupakan penyerang dengan sentuhan yang tajam. Namun hal tersebut terjadi karena kesalahan sang pemain sehingga bisa dengan mudah mencetak gol.

Ia berkata, “Sangat sulit untuk mengemukakan pendapat dari para pemain kami yang sudah lama tidak menang dan bagi saya itu adalah tugas yang sulit untuk mengemukakan pendapat mereka, sulit untuk bangkit.”

Dia menambahkan, “Kesalahan mendasar tidak diperlukan dalam permainan ini.” “Jangan berharap kami bisa pulih dalam beberapa pertandingan ke depan. Itu pekerjaan berat bagi staf pelatih.”

1973 Guru Persikabo Djajang Nurjaman. Kredit: Tim Media Persikabo 1973

Pelatih berusia 59 tahun itu sejak awal mengaku berat mempertahankan Persikabo di Liga 1. Namun, ia berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan perusahaan yang dilatihnya tetap bertahan.

Djajang yang melatih Persikabo selama kurang lebih delapan bulan (April 2022-2023) kembali masuk tim pada 13 Maret. Ia menggantikan Aji Santoso yang dipecat pada 9 Maret 2024 menyusul buruknya performa tim.

Baca Juga  Sri Mulyani akan menerima hasil hibah kekuasaan pada Juni mendatang. Akankah harga bensin naik?

Periklanan

Saat kembali, pelatih ternama bernama Djanur harus menghadapi situasi sulit. Persikabo berada di posisi terbawah klasemen dengan hanya mencatatkan 17 dari 28 pertandingan, tertinggal 14 poin dari sang juara bertahan, dan hanya menyisakan enam pertandingan di kompetisi musim ini.

Namun karena melihat timnya masih memiliki banyak pemain saat ia melatih tim, antara lain Manahati Lestusen, Syahrul Fadil, Andy Setyo, Dimas Drajad, ia siap kembali ke Persikabo.

“Tim benar-benar berada dalam situasi sulit, tugasnya tidak mudah. ​​Namun, kita harus memastikan kemungkinan lolos ke Liga 1 tetap ada meski kecil,” ujarnya. dalam keterangan tim media klub, Rabu 13 Maret 2024.

Dan dia ingin memenangkan semua pertandingan yang tersisa. Namun harapan tersebut tidak bisa terwujud. Saat meninggalkan Djajang tak bisa berbuat banyak.

Sebelum kalah di markas Persik, Persikabo 1973 berhasil mengalahkan Persib Bandung 1-3 pada laga kandang pekan ke-29 Liga 1, 15 Maret lalu. Padahal, saat itu tim asuhan Bojan Hodak masih bermain 10 sejak menit ke-36, yang diterima Dedi Kusnandar. kartu merah.

Kemenangan kandang terakhir melawan Persik membuat Persikabo tetap berada di dasar klasemen dengan hanya mengumpulkan 17 poin. Dalam 30 pertandingan yang mereka mainkan, mereka hanya memenangkan 3 dari 8 pertandingan, sisanya biasanya menang.

Soal masa depannya di Persikabo 1973, Djajang menyerahkannya kepada manajemen klub. “Saya kembalikan ke manajemen, nanti analisanya. Yang jelas kalau sudah dipastikan hasil pertandingan ini kita akan turun ke Liga 2, kalau saya tetap terpilih saya akan menata ulang grup dan akan mencoba menghubungkan 2 kembali Koneksi 1

Pilihan Redaksi: Liga 1: Persib Bandung Imbang Bhayangkara FC 0-0, Bojan Hodak Sebut Salah Satu Kelemahan Timnya.

Baca Juga  PT Timah-Leeds University teliti ikan endemik kepulauan Babel



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *