Periksa fakta #241 untuk menguji klaim politisi

Uncategorized460 Dilihat

Halo, pembaca surat kabar Simak Fakta Tempo!

Seperti profesi lainnya, politisi – disadari atau tidak – bisa melontarkan pernyataan yang benar, salah, atau menyesatkan ketika berbicara. Politisi di sini tidak hanya presiden atau menteri, tetapi juga pejabat publik di tingkat daerah seperti walikota, pejabat, dan anggota DPRD.

Kita perlu mempertanyakan kebenaran isu politik, karena bisa berdampak pada opini publik, bahkan mengubah nilai-nilai. Lalu, bagaimana cara mengecek pernyataan politisi; Pernyataan mana yang benar dan mana yang salah?

Anda menerima buletin ini dari seorang teman dan bukan dari surel Untuk waktu yang lama? Daftarkan alamat email Di Sini mendaftar.

Bagian ini ditulis Artika Rachmi Farmita dari Tim Cek Fakta Tempo

Memulai Proses (54)
Sebuah cara untuk menguji klaim politik

Selama kampanye pemilu presiden dan kongres tahun 2024, informasi merupakan alat ampuh yang membentuk opini publik, memengaruhi keputusan pemilih, dan menciptakan narasi seputar kandidat dan isu-isu. Namun dengan berkembangnya berita palsu, misinformasi, propaganda, dan berita palsu, kebutuhan akan informasi yang akurat dan dapat diandalkan menjadi semakin penting. Terutama mengenai masalah politik.

Tidak hanya pidato yang adil, masyarakat mempunyai hak untuk menuntut pertanggungjawaban atas pernyataan yang dibuat oleh kandidat dan pejabat publik selama kampanye dan pidato. Dengan menemukan kebenaran dari apa yang mereka katakan, kita dapat menciptakan persaingan yang setara dan mencegah iklan palsu atau menyesatkan.

Diekstrak dari pointerBerikut beberapa cara untuk menguji pidato politik:

  1. Perhatikan apakah pernyataan tersebut merupakan pernyataan fakta, opini, atau janji. Tidak semua pernyataan politisi atau presiden/cawapres bisa dicek kebenarannya. Pernyataan yang berupa asumsi dan janji tidak dapat diverifikasi karena bukan fakta yang dapat diperiksa pelaksanaannya. Sedangkan klaim dan klaim yang berakar pada kebenaran bisa dibuktikan.

Misalnya pernyataan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto pada Rapat Kerja Persatuan Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Jawa Barat (Jabar) 2023 di GOR C-Tra Arena Bandung, Kamis, 23 November 2023. satu-satunya negara di dunia yang dapat memproduksi minyak dari tumbuhan dan ini bagus, tanpa merusak lingkungan.”

Baca Juga  Perhatikan 4 Hal Ini Saat Kamu Mencintai Sahabatmu Agar Kamu Tidak Kehilangan Segalanya

Namun, hasil riset Tempo, Pernyataan Prabowo tidak benar. Menurut data StatistikIndonesia bukan satu-satunya negara penghasil biofuel.

  1. Carilah bukti. Meskipun Anda bukan seorang jurnalis, Anda dapat mencari bukti yang mendukung atau menentang klaim tersebut. Selain mencari melalui sumber data terbuka, banyak politisi yang memiliki website dan akun Twitter. Dari sana kita bisa meminta bukti langsung kepada mereka.
  2. Jika politisi memberikan bukti, periksa kredibilitas informasinya. Kapan informasi akan menyangkal atau mendukung pernyataan politik yang diterima? Bagaimana cara pembuatannya, dan siapa yang membuatnya? Dari mana datanya berasal? Apakah ini konfirmasi? Ketika datang ke penelitian atau
  3. Temukan sumber terpercaya untuk menguji klaim tersebut. Bagian tersulit dalam pengecekan fakta adalah mencari sumber informasi yang paling tepat untuk menguji suatu klaim karena bergantung pada jenis klaim yang diuji. Oleh karena itu, banyak perusahaan pengecekan fakta, seperti Cek Fakta Tempo, Kompas.com, Liputan6.com, dan lain-lain, menghasilkan panduan dari sumber terpercaya. Sumber terpercaya dapat mencakup dokumen resmi dan statistik pemerintah, laporan industri, studi ilmiah, atau laporan industri. lembaga think tank.

Tidak ada cara mudah untuk menemukan sumber terpercaya, namun berikut beberapa aturan dasar untuk pemeriksa fakta: jangan hanya mengandalkan satu sumber; periksa syarat dan ketentuannya; Keraguan, bukan pandangan sekilas.

Bagian ini ditulis oleh Inge Klara Safitri dari Tempo Media Lab

Periksa Fakta yang Dipilih

Benarkah Pengungsi Rohingya Mulai Masuk Kawasan Kenjeran Surabaya?

Video dan berita tersebar, pengungsi Rohingya telah memasuki kawasan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur. Bagikan akun TikTok ini [arsip] pada 25 Desember 2023, sebuah video memperlihatkan beberapa warga mencoba merobohkan pagar yang memisahkan jalan dengan kawasan pantai.

Baca Juga  Hal-hal yang harus dilakukan setelah perceraian akan menjaga hubungan Anda dengan mantan tetap sehat

| Hasil cek fakta

Periklanan

Untuk memverifikasi hal di atas, Tim Cek Fakta Tempo menggunakan aplikasi InVid untuk membedah video tersebut. Selanjutnya pencarian dilakukan menggunakan Google reverse image. Alhasil, warga yang maju dan mencoba merobohkan pagar dalam video tersebut bukanlah pengungsi Rohingya, melainkan pedagang kaki lima di kawasan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, pada Desember 2023.

BACA SELENGKAPNYA

Saatnya menghina!

Benarkah Al Jazeera menjuluki Gibran “Nepo Baby”?

Sebuah klip video yang berisi tangkapan layar situs berita Al Jazeera yang menampilkan profil calon presiden Gibran Rakabuming Raka dibagikan di Instagram. Video tersebut dibagikan dalam pernyataan Al Jazeera yang menyebut Gibran “Nepo Baby”. Di Instagram, video tersebut dibagikan oleh akun ini pada 25 Desember 2023. Akun ini juga menuliskan cerita: “Media asing terkemuka Al Jazeera menyebut Presiden Cawa Gibr4n ‘nepo baby’ atau anak nepotisme dan kurang pengalaman. Gibr4n dianggap sebagai salah satu politisi paling kontroversial dalam sejarah Indonesia”.

| Apa hasil pencarian fakta tersebut?

Mari kita periksa faktanya!

Apa yang terjadi minggu ini?

Sepekan terakhir, komentar-komentar yang beredar di media sosial banyak membahas berbagai isu, mulai dari politik, hubungan sosial, hingga kesehatan. Buka tautan ke saluran tersebut Periksa faktanya Tempo.co bacalah hasil cek fakta berikut ini:

Apakah Anda mengenal seseorang yang menyukai masalah sepele? Kirimkan buletin ini ke alamat email mereka. Punya kritik, saran, atau sekedar ingin bertukar pikiran? Kendurkan itu kemarilah. Ingin memeriksa keakuratan informasi atau pernyataan yang Anda terima? Berhubungan ObrolanBot Kami.

Ikuti kami di media sosial:

Facebook

Twitter

Instagram

Telegram



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *