Pemilu 2024 dianggap curang, kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan bisa dibawa ke Mahkamah Konstitusi.

Uncategorized105 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menanggapi pendapat banyak orang lainnya Pemilu 2024 diwarnai dengan jeruk nipis. Menurut dia, ketidakpuasan tersebut bisa dibawa ke Mahkamah Konstitusi atau MK.

“Kalau nanti ada yang tidak puas, atau ada pengaduan, ada sistem lain yaitu Pengadilan,” Tito Karnavian saat ditemui di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Rabu 20 Maret 2024.

Tito mengatakan siapa pun peserta pemilu bisa mengajukan ke pengadilan terhadap hasil yang diputuskan KPU. Dia menekankan perlunya menyertakan bukti dalam kasus terkait.

“Kemudian bisa diajukan ke pengadilan, ada prosesnya. Harus ada buktinya, ada peluangnya, dan akan diliput di publik,” ujarnya.

Mendagri juga mengucapkan selamat kepada penyelenggara yang telah menyelesaikan pekerjaannya sesuai jadwal, yaitu 35 hari setelah berakhirnya masa pemungutan suara sesuai undang-undang pemilu. Tito kemudian mengatakan, hasil pemilu yang diumumkan dan diputuskan KPU adalah pilihan rakyat.

“Jadi selalu ada yang menang, ada yang kalah. Ini lumrah, situasi yang relatif baik dan terkendalinya negara, kita jaga bersama-sama, dan kita pindahDia berkata.

Periklanan

KPU telah menetapkan hasil pemulihan penghitungan suara nasional pada pemilu presiden, pemilu parlemen, dan dewan perwakilan daerah. Dalam keputusan KPU, dua nomor urut 02, Prabowo Subianto atau Gibran Rakabuming Raka sudah diusung pada Pilpres 2024.

Berdasarkan penghitungan ulang KPU, pasangan calon nomor urut 2 Prabowo-Gibran memperoleh 96.214.691 suara. Kemudian, runner up kedua ada pasangan nomor urut 1 Anies-Muhaimin yang meraih 40.971.906 suara. Sedangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapat 27.040.878.

Prabowo-Gibran menang di 36 distrik, sedangkan dua sisanya dimenangkan oleh 1 Anies-Muhaimin. Dua wilayah yang ditaklukkan Anies-Muhaimin adalah Aceh dan Sumatera Barat. Sejauh ini Ganjar-Mahfud belum memenangkan satu daerah pun.

Baca Juga  Kemitraan lain dengan jurnalis, BRI mensponsori kursus Magister bagi jurnalis

JOHN MAHARSO | DEFARA DHANYA

Pilihan Editor: Ganjar Pranowo akan mengajukan pengaduan terkait Pilpres ke Mahkamah Konstitusi



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *