Pemerintah mendukung pembangunan perkotaan yang berkelanjutan

Uncategorized238 Dilihat

Pesan nasional – Pesatnya perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia tidak hanya menimbulkan perubahan baru, namun juga disertai dengan permasalahan dan permasalahan serius yang akan dihadapi, antara lain urbanisasi yang pesat, stres dan sumber daya, serta tantangan degradasi lingkungan. Oleh karena itu, penyusunan rencana regional komprehensif (RDTR) sangat penting dalam menetapkan rencana strategis untuk mengarahkan pertumbuhan negara sesuai dengan prinsip keberlanjutan dan mencapai Indonesia Emas 2045.

“Masih terdapat gap antara penyiapan RDTR dengan pelaksanaan penanaman modal di Indonesia dan saat ini penyiapan RDTR akan mampu beradaptasi dengan tantangan pembangunan ekonomi ke depan,” ujar Deputi Bidang Organisasi Regional. Kata Pembangunan dan Tata Ruang. Wahyu Utomo di Jakarta, Senin 11 Desember 2023. Antara lain, lanjutnya, kawasan pedesaan, antara perangkap uangbiaya presentasi, pembangunan berkelanjutan Dan investasi, istilah pembangunan ekonomi, biru dan hijau sebaik pemanasan global

Wahyu mengatakan, melalui acara Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mengidentifikasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang Berkualitas untuk mendorong pembangunan perkotaan berkelanjutan guna mencapai Indonesia Emas 2045” diharapkan dapat sangat membantu pemahaman. RDTR yang baik yang mencakup perencanaan strategis dan proses – sistem pemantauan yang komprehensif untuk mencapai pembangunan negara yang berkelanjutan sesuai visi besar Indonesia Emas 2045.

“RDTR bukan hanya alat perencanaan, tapi juga wahana inovasi yang juga mempertimbangkan berbagai permasalahan global yang kita hadapi,” Asisten Deputi Komisioner Geografi dan Pertanahan Departemen Keuangan dan lainnya, Marcia menambahkan. Lanjutnya, keberhasilan implementasi RDTR, memerlukan kolaborasi yang erat antara Pemerintah, pakar tata kota, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Selain itu, hadirnya perkembangan teknologi AI dan ide-ide baru harus menjadi peluang kita untuk meningkatkan perencanaan strategis. Karena strategi harus dibaca oleh konsumen, maka penerapan strategi pemanfaatan peluang dan RDTR akan fleksibel dan mudah diterapkan. ,” dia berkata.

Baca Juga  Menjadi nasabah KUR BRI sejak tahun 2000, Sate Klathak Pak Pong laris manis.

FGD yang dilaksanakan secara luring dan daring ini dihadiri sekitar 400 peserta dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan mahasiswa. Hadir sebagai pendamping anggota Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia Jati Pratomo, Direktur Pelayanan PTSP Kota Tangsel Maulana Prayoga, Direktur Perencanaan & Perancangan Kota dan DP Urban Consultant Singapura Djoko Prihanto, serta guru Sekolah Arsitektur. Perencanaan dan pengembangan kebijakan – Institut Teknologi Bandung Teti Armiati Argo dan Woerjantari Kartidjo.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *