PDIP akan mengajukan perkara Anomali pada Pemilu 2024

Uncategorized85 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, JakartaPartai politik perjuangan IndonesiaPDIP) memutuskan untuk mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas berbagai tuduhan yang dilontarkan selama masa jabatan presiden 2024. pemilihan. Menurut Ketua Umum Djarot Saiful Hidayat, kasus ini akan mengungkap akar korupsi dalam pemilu presiden yang sedang berlangsung.

“Ini bukan untuk membatalkan hasil pemilu, tapi menunjukkan dan ada sebuah penting salah dalam proses pemilu,” kata Djarot di Media Center Kelompok Pers Ganjar-Mahfud (TPN) di Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 1 April 2024.

Djarot menyebut sejumlah kejanggalan, antara lain putusan Mahkamah Konstitusi di penghujung tahun presiden, pelanggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menerima pencalonan Gibran Rakabuming Raka, dan pemanfaatan pejabat negara untuk mendukung pihak tertentu.

Ia menegaskan, perkara tersebut akan diajukan untuk mencari keadilan dan mencegah terulangnya berbagai kesalahan pemilu presiden pada pemilu berikutnya, “khususnya pada pilkada mendatang pada tahun 2024.”

Djarot bungkam saat ditanya soal gugatan tersebut dan mengatakan bahwa persoalannya masih terbuka dalam diskusi dari partainya. Dia juga enggan membeberkan kapan kasus tersebut akan disidangkan.

Namun, dia menegaskan gugatan akan diajukan atas nama PDIP, bukan pendukung Ganjar Pranowo-Mahfud Md. tiket. Ia juga mengatakan, belum ada perundingan Begitu pula dengan partai koalisi lain, yaitu PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura, namun menerima partai lain untuk bergabung dalam konstitusi.

SULTAN ABDURRAHMAN

Pilihan Redaksi: Dengar Pendapat Sengketa Pemilu: MK Akan Periksa Saksi dan Ahli Anies-Muhaimin Hari Ini.

klik disini untuk mendapatkan update terkini dari Tempo dan Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  Yenny Wahid Disebut Bakal Jadi Bacawapres Anies Baswedan, Begini Tanggapan NasDem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *