Para ahli menyebut pengunduran diri Firli Bahuri sebagai strategi agar Dewas KPK tidak digulingkan.

Uncategorized140 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Penasehat hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menanggapi pengunduran diri tersebut Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau Komisi Pemberantasan Korupsi. Abdul Fickar mengatakan, pengunduran diri tersebut merupakan tipu muslihat Firli karena takut dipecat atau dari KPK yang sedang melakukan pemeriksaan etik.

Firli Bahuri mengundurkan diri karena dianggap penipu karena takut dikejar Dewas KPK, kata Abdul Fickar saat dihubungi Tempo melalui pesan singkat, Sabtu, 23 Desember 2023.

Abdul Fickar mengatakan, bukan sekadar rencana mundur, ada alasan utama mengapa Firli Bahuri juga menjabat sebagai Ketua KPK. “Menurut saya, ada rasa malu karena Presiden menarik (suspend) pemerintahannya karena statusnya sebagai tersangka, itu alasan utamanya,” ujarnya.

Abdul Fickar juga menyebut tindakan Firli Bahuri seolah menghindari tanggung jawabnya sebagai Ketua KPK. Mengingat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Dewas KPK Firli Bahuri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Ya, dia tidak bisa mengundurkan diri, perbuatannya harus dipertanggungjawabkan oleh Dewas KPK, ujarnya.

Menurut Fickar, Firli Bahuri seharusnya tidak mengundurkan diri, melainkan menunggu keputusan akhir sidang moral di Dewas KPK. “Kalau di putusan akhir Firli Bahuri dicopot dari Dewas KPK, baru bisa dicopot. Itu sebabnya Presiden menolak mundur sebagai Ketua KPK,” ujarnya.

Sejarah Mundurnya Firli Bahuri

Periklanan

Sebelumnya, Firli Bahuri menyebut dirinya mengundurkan diri sebagai Ketua dan Pegawai KPK periode 2019-2023. Hal itu, kata dia, telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara.

“Saya bekerja sebagai pegawai KPK periode 2019-2023. Sejak 20 Desember 2019 sampai dengan 20 Desember 2023, saya berhenti dari jabatan saya sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Komisioner. Saya bilang berhenti. Dikatakan saya tidak punya.” berniat memperpanjang masa jabatan saya,” kata Firli Bahuri di Gedung ACLC KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis, 21 Desember 2023.

Baca Juga  Seorang WNI diculik saat berlibur di Malaysia, 14 orang ditangkap

Firli mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas perannya memimpin lembaga antirasuah tersebut selama 4 tahun, serta kepada seluruh Tanah Air. Menurutnya, memimpin KPK selama empat tahun bukanlah tugas yang mudah.

Firli mengatakan, “Demi menunjang stabilitas bangsa, melindungi kepentingan umum, menyukseskan Pilpres 2024, dan pesta demokrasi 2024, dengan tegas saya umumkan berhenti dari pekerjaan saya.”

Pilihan Editor: Perusahaan tidak membuat surat Firli Bahuri, pemirsa: Hanya rencana keluar.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *