OJK mengawasi bisnis Kripto pada awal tahun 2025

Uncategorized517 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Penyerahan pengawasan perdagangan kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diperkirakan akan berakhir pada awal tahun 2025.

Presiden Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Digital Aset dan Pengawasan Aset Kripto Hasan Fawzi mengatakan akan diserahkan sesuai peraturan pemerintah.

“Sampai saat ini Peraturan Pemerintah (RPP) tentang aset keuangan termasuk penerbitan kripto dan pengelolaannya lainnya sudah memasuki proses perencanaan, koordinasi, dan koordinasi pendapat yang diminta dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia,” kata . Hasan dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, 1 Januari 2018. 11. OJK bekerja sama dengan Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia untuk tahap ini.

“Mudah-mudahan segera diumumkan RPP yang menjadi acuan usulan dukungan aset digital, aset kripto, dan pengelolaan keuangan dari Bappebti kepada OJK,” ujarnya.

Secara umum, Hasan tidak melaporkan adanya hambatan dalam pembentukan konstitusi pemerintahan.

OJK, menurut Hasan, akan terus bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Bappebti untuk memfasilitasi transfer tersebut dengan membentuk Tim Transisi yang dikoordinasikan oleh OJK.

Terkait aset kripto, investor dalam negeri dilaporkan menunjukkan pertumbuhan yang tinggi, yakni mencapai 18,25 juta investor per November 2023, meningkat 190.000 dibandingkan bulan sebelumnya.

DEFARA DHANYA PARAMITHA



Quoted From Many Source

Baca Juga  Kementerian Investasi menyalurkan NIB kepada 1.150 pelaku UMKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *