OJK mengajak Meta dan Google untuk membantu memerangi pinjaman online ilegal

Uncategorized143 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, JakartaManajer Jasa KeuanganOJK) mengatakan pihaknya berencana untuk bergabung dengan raksasa teknologi global Meta dan Google dalam memerangi pinjaman online ilegal. Sarjito, Wakil Komisioner Perlindungan Konsumen OJK, mengatakan Google telah memblokir 17 aplikasi karena dianggap berbahaya dan mencuri data pribadi.

“Kita tindak lanjuti lagi dengan menelepon Meta dan Google serta Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika),” kata Sarjito di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Desember 2018. 12.

Dalam upaya mencegah meluasnya pinjaman online ilegal, ia menjelaskan pemerintah akan meminta dua perusahaan internasional untuk membantu memerangi praktik tersebut. Ia juga mengingatkan, OJK pernah bertemu dengan perwakilan Google dan Meta di Kantor Pusat OJK empat atau lima bulan lalu.

“Kami tidak hanya ingin memblokir [content of illegal online loans]. Kalau bisa kami usir,” tegas Sarjito.

OJK menunggu pemerintah memberikan regulasi yang lebih baik untuk mencegah pelaku kejahatan yang mengiklankan pinjaman online ilegal.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, Sarjito memperkirakan penggunaan pinjaman online akan semakin meningkat. Tinggalkan saja yang ilegal, kata Ketua Satgas Pemberantasan Kegiatan Keuangan Ilegal (PASTI) itu.

OJK tidak mencatat kenaikan persentase pinjaman online ilegal menjelang libur akhir tahun. Meski demikian, Sarjito menilai meningkatnya konsumsi masyarakat akan meningkatkan permintaan pinjaman melalui platform online.

AMELIA RAHIMA SARI

Pilihan Editor: Lebih dari 5.000 Investasi Ilegal, P2P Lending Ditutup OJK

Klik di sini untuk mengakses update terkini dari Tempo dan Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  Kunjungan kerja Korea Utara ke Vietnam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *