Mensesneg menghalangi Jokowi untuk melakukan perubahan dalam waktu dekat

Uncategorized115 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, JakartaSekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno memastikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak akan pindah atau perombakan Kabinet Indonesia tinggi dalam waktu dekat. “Tidak ada rencana (perombakan),” kata Pratikno melalui pesan singkat kepada Tempo, Rabu, 22 November 2023.

Baru-baru ini beredar dokumen yang mengumumkan nama-nama menteri yang akan dicopot, termasuk Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan. Mahfud Md dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Di antara dokumen yang bocor tersebut, terdapat 11 nama menteri dan kepala lembaga negara seperti Badan Intelijen Negara dan Panglima TNI.

Selain Mahfud dan Pramono Anung, nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang RI Hadi Tjahjanto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

Ada pula Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Menteri Sosial Trismaharini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Anas, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.

Pratikno dalam pesan singkatnya menyebut dokumen tersebut palsu. “Ini menunjukkan banyak hal Berita palsu yang harus diwaspadai,” ujarnya.

Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dan pesan singkat kepada Untuk waktu yang lama lihat juga di buku perombakan itu hanya berita palsu. Hal itu mengingatkan kita pada banyaknya berita bohong dan berita palsu yang beredar akhir-akhir ini.

“Kami mendorong masyarakat untuk melakukan hal tersebut periksa dan sesuaikan dan jangan mudah percaya pada informasi dan pemberitaan yang tidak berasal dari sumber terpercaya,” ujarnya pada Rabu, 22 November 2023. “Pengangkatan dan pemberhentian menteri merupakan hak prerogratif presiden.”

Baca Juga  Data intelijen politik Jokowi adalah skandal politik: NasDem

Ada menteri yang ingin menemui Megawati

Periklanan


Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Hanteru Sitorus menyebut ada menteri. Jokowi dari PDIP yang bertemu dengan Presiden Jenderal Megawati Soekarnoputri. Dalam pertemuan tersebut, Deddy menyampaikan bahwa sang menteri ingin mengundurkan diri dari jabatan pemerintah.

Saat ini, ada lima petinggi PDIP yang menjabat sebagai menteri di pemerintahan Presiden Jokowi. Di antaranya Yasonna Laoly (Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia), Tri Rismaharini (Menteri Sosial), Abdullah Azwar Anas (Menpan RB), Gusti Ayu Bintang Darmawati (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), dan Pramono Anung Wibowo (Kabinet ). sekretaris). Meski ada keinginan sang menteri, PDIP tak mau mencopot para menterinya.

Saat diwawancarai di Jakarta Pusat, Sabtu, 11 November 2023, Deddy mengatakan, “Bu (Mega) mengatakan, menjadi menteri adalah tugas bangsa dan rakyat, selama dibutuhkan, bapak bebas (terus) ini) kabinet). PDIP menyerahkannya kepada Presiden Jokowi jika menteri tidak diperlukan karena berbeda arah politik.

Kedekatan PDIP dan presiden terlihat saat putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dipromosikan dari kubu rival menjadi Prabowo Subianto sebagai wakil presiden. Gibran yang juga merupakan kader PDIP dinilai mewakili keluarga Presiden Jokowi di Koalisi Indonesia Maju yang meliputi Partai Gerindra, Demokrat, Golkar, PBB, PAN. Pergilah Garuda ke Prima.


DANIEL A.FAJRI

Pilihan Editor: PADI meminta Presiden Jokowi memecat Anwar Usman dari jabatan Jaksa Agung



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *