Malaysia menangkap pasangan yang memasok senjata kepada tersangka agen Mossad Israel.

Uncategorized97 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Pihak berwenang Malaysia Tiga tersangka ditangkap karena memberikan senjata kepada seorang pria berusia 36 tahun yang memiliki paspor senjata. Israel. Pria itu ditangkap minggu ini di sebuah hotel di Kuala Lumpur, kata polisi pada Sabtu, 30 Maret 2024.

Tiga warga Malaysia, termasuk sepasang suami istri, ditangkap pada hari Jumat dan ditahan selama tujuh hari. Mereka diduga memasok senjata dan bekerja sebagai sopir bagi orang-orang yang diduga warga Israel. Sebuah pistol diambil dari mobil pasangan itu.

Warga Israel itu ditangkap dengan tas berisi enam senjata dan 200 butir amunisi. Dia tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur dari Uni Emirat Arab pada 12 Maret menggunakan paspor Prancis palsu, kata inspektur polisi Razaruddin Husain pada sesi Jumat malam.

Tersangka menyerahkan paspor Israelnya ketika diinterogasi oleh polisi, kata Razarud. Pria tersebut memesan senjata ketika dia tiba di Malaysia dan membayarnya dalam mata uang kripto.
Kedutaan Besar Israel di Singapura tidak segera menanggapi email untuk memberikan komentar. Malaysia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik.

Polisi tidak mengesampingkan bahwa pria ini adalah petugas intelijen Israel. Tersangka mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia memasuki Malaysia untuk memburu warga Israel lainnya karena perselisihan keluarga.

Periklanan

Razarud mengatakan, “Kami tidak sepenuhnya mempercayai laporan ini karena kami berpikir mungkin ada rencana lain.” Selama berada di Malaysia, pria tersebut kerap berpindah-pindah hotel.

Pasca penangkapan pria Israel tersebut, keamanan ditingkatkan di beberapa tokoh penting, termasuk Raja dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Malaysia, negara mayoritas Muslim, adalah pendukung setia Palestina dan mengkritik tindakan Israel dalam perang Gaza.

Reuters

Baca Juga  Reaksi PPP terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi adalah menghapus ambang batas parlemen sebesar 4 persen



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *