Linda Adoe hampir keluar dari ‘Wanita Pulau Rote’ karena tidak bisa menangis

Uncategorized126 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, JakartaAktris pendatang baru, Merlinda Dessy Arantji Adoe atau Linda Adoe nyaris ingin keluar dari film tersebut. Wanita asal Pulau Rote. Pasalnya, sebagai pemeran utama, Linda ingin bisa mengungkapkan perasaannya dengan berbagai cara, salah satunya dengan menangis.

Wanita asal Pulau Rote sendiri merupakan debut akting Linda Adoe yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di kantor wilayah di Rote, Nusa Tenggara Timur. Demikian pula, ia terpilih untuk berakting dalam film ini setelah salah satu agen regionalnya memaksanya untuk bergabung dengan para pemeran. Ia berperan sebagai Orpa, ibu dari Martha, seorang Pekerja Migran Indonesia (TKI) yang kembali ke negaranya dengan menderita kekerasan seksual.

Jeremias Nyangoen sebagai sutradara Wanita asal Pulau Rote, menceritakan bagaimana Linda hampir menyerah saat disuruh menangis. “Saat pertama kita tembak, saya tanya di mana dia menangis, tidak bisa. Lalu dia minta mundur,” kata Jeremias saat mengunjungi kantor Tempo, Jakarta, Selasa, 13 Februari 2024. Akhirnya, saat diyakinkan oleh teman-temannya, dia ingin memperlambat lagi – pelan-pelan, kamu bisa.”

Sutradara film wanita asal Pulau Rote, Jeremias Nyangoen saat berkunjung ke Gedung Tempo, Jakarta, Selasa, 13 Februari 2024. Tempo / Hilman Fathurrahman W

Menurutnya, Linda merasa tidak nyaman dengan suasana di pangkalan tersebut karena ia menangis saat sebagian besar kru mengawasinya. Linda yang belum memiliki pengalaman akting juga kecewa karena kesalahannya tidak pernah masuk ke dalam film.

“Saya sakit kepala setelah 3 bulan latihan. Dia merasa banyak yang memperhatikannya. Dia merasa tidak nyaman karena belum pernah difoto. Keluarlah,” kata Yeremia.

Linda Adoe kedapatan mencoba menggunakan bawang merah agar bisa menangis

Periklanan

Baca Juga  Kereta berkecepatan tinggi ini menawarkan 48 perjalanan per hari, tarif mulai dari Rp 150.000

Salah satu momen terlucu Linda adalah saat ia ketahuan mencoba mengeluarkan air matanya dengan bawang merah. “Di dapur ada tempat nangis, bingung mau nangis gimana, teman menyarankan pakai bawang merah, ayah (Jeremias) ketahuan,” kata Linda sambil tertawa.

Linda Adoe dalam film Wanita dari Pulau Rote. Di pelabuhan. Bioskop Cahaya Bintang/Bioskop Langit Cerah

Sebagai sutradara, Jeremias melarang para aktornya menggunakan obat tetes mata atau bawang bombay untuk membantu mereka menangis. “Saya larang dia tidak pakai bawang merah dan air mata, itu yang haram. Saya mau Bagusair mata keluar setelah beberapa saat,” kata Yeremia.

Setelah dia bisa berdamai dengan kesulitan besarnya, Linda berangkat. Karena dia tenggelam dalam pekerjaannya, dia tidak bisa berhenti menangis meskipun sutradara berkata memotong. Linda yang akrab disapa Tempo 2023 ini mengatakan, “Saya bersyukur krunya bagus, kami diberi waktu sendiri sampai benar-benar siap memulai, sehingga akhirnya tidak ada beban apa pun.” Pilihan aktor.

Film Wanita asal Pulau Rote bercerita tentang bagaimana perempuan memperjuangkan haknya dalam menghadapi kekerasan di Indonesia Timur. Film ini tidak hanya bercerita tentang perempuan-perempuan yang menjadi korban kekerasan, namun juga menampilkan situasi hukum, sosial dan budaya yang masih menghambat upaya memberikan keadilan kepada para korban.

Wanita asal Pulau Rote akan tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 22 Februari 2024. Film ini merupakan proyek Bintang Cahaya. Bioskop di Bright Sky Cinema.

Pilihan Editor: Perempuan Pulau Rote membawa pulang 4 Piala Citra di Festival Film Indonesia 2023



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *