Kisah Presiden Joe Biden disebut pikun: Gedung Putih sedang terbakar

Uncategorized103 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Gedung Putih pada hari Jumat mengkritik laporan penasihat khusus Departemen Kehakiman yang muncul mengenai Presiden Amerika Serikat. Joe Biden menderita kehilangan ingatan dan Wakil Presiden Kamala Harris menyebut laporan itu “jelas bersifat politis”.

Komentar dari penasihat khusus Robert Hur, mantan pengacara federal di Maryland pada masa pemerintahan Donald Trump dari Partai Republik, memicu kontroversi menjelang tahun pemilu dan menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang penuaan Biden. Pekan ini, Biden yang berusia 81 tahun bingung menyebutkan banyak nama pemimpin dunia.

Ian Sams, juru bicara penasihat hukum Gedung Putih, bergabung dengan Sekretaris Pers Karine Jean-Pierre di ruang pengarahan Gedung Putih untuk mengkritik laporan Hur dan pertanyaan motivasinya.

Hur mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kamis bahwa dia memilih untuk tidak mengajukan tuntutan pidana setelah penyelidikan selama 15 bulan terhadap penanganan dokumen rahasia oleh Biden karena disetujui oleh presiden.

Hur mengatakan akan sulit bagi Biden untuk menuntut dan menggambarkannya sebagai “orang tua yang bijaksana dengan ingatan buruk” yang tidak dapat mengingat kapan putranya, Beau Biden, meninggal.

“Kami rasa cerita tersebut tidak benar,” kata Jean-Pierre Reuters.

“Kami menyangkal bahwa ini benar,” kata Sams.

Harris langsung membela Biden saat ditanya soal isu tersebut saat tampil di Gedung Putih.

“Cara cerita ini menggambarkan posisi presiden pada kenyataannya tidak benar dan jelas bermotif politik,” katanya, menurut laporan tersebut.

Biden dan Jaksa Agung Merrick Garland berusaha menunjukkan bahwa Departemen Kehakiman tidak ada di Gedung Putih, setelah Trump menekan DOJ untuk mengakhiri penyelidikannya atas keterlibatan Rusia dalam pemilu 2016.

Periklanan

Biden mengatakan pada Kamis malam bahwa dia masih yakin seorang penasihat khusus harus ditunjuk untuk menyelidiki apakah dia atau Trump telah merusak dokumen.

Baca Juga  Yenny Wahid Disebut Bakal Jadi Bacawapres Anies Baswedan, Begini Tanggapan NasDem

Namun, Sams mengatakan Hur, yang juga seorang Republikan, mungkin dipengaruhi oleh politik.

“Kita berada dalam lingkungan politik dengan tekanan yang kuat. Namun ketika Anda menjadi penasihat khusus pertama dalam sejarah yang tidak menghakimi siapa pun, maka ada tekanan untuk mengkritik dan mengatakan hal-hal yang mungkin tidak Anda lakukan,” kata Sams.

Sams mengatakan klaim penasihat khusus bahwa Biden tidak dapat mengingat hari kematian putranya adalah “acak.” Biden bereaksi dengan marah pada Kamis malam atas komentar Hur tentang putranya, dengan mengatakan “bagaimana dia bisa” mengungkap hal ini.

Putra Biden, Beau Biden, meninggal pada tahun 2015 setelah berjuang melawan kanker otak. Presiden sering menyebutkan kematian putranya ketika ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga prajurit yang tewas saat menjalankan tugas atau korban kekerasan senjata, dan mengunjungi makamnya pada peringatan 30 Mei setiap tahun.

Biden memberikan wawancara berdasarkan laporan penasihat khusus pada bulan Oktober. 8 dan 9, saat ia mengatur tanggapan AS terhadap serangan Hamas pada bulan Oktober. 7 melawan Israel.

Sams mengatakan Biden telah memerintahkan pembentukan tim untuk meninjau penanganan informasi rahasia selama masa transisi antara presiden dan penggantinya.

Jean-Pierre mengatakan, dokter Joe Biden saat pemeriksaan fisiknya tahun lalu memutuskan untuk tidak memberikan tes mental kepada Biden karena jelas dia bisa menghadapi tugas menjadi presiden.

AL JAZEERA | REUTERS | ABCNEWS
Pilihan Editor: Laporan kesehatan bocor, Presiden Biden menelepon Penjaga Keamanan



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *