Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Festival Kebudayaan Kota Dongdala

Uncategorized169 Dilihat

Pesan nasional – Untuk mendukung program pemerintah dan upaya peningkatan kesejahteraan dan ketahanan pangan, Direktorat Pembinaan dan Pemanfaatan Kebudayaan (PPK) Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyelenggarakan Kebudayaan Kota DONGDALA. Festival.” Acara yang diadakan di Desa Pringgasela Selatan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB ini merupakan salah satu upaya untuk memahami dan mengembangkan kebudayaan di 7 wilayah di Desa Pringgasela Selatan.

Berbagai kegiatan digelar dalam acara yang digelar pada 16 hingga 23 Desember 2023 tersebut, antara lain Pembuatan Janur, Bejabur/Begawe Kelem, Nyiru Jaja Bejagkonga, Nyiru Jaja Bejagkonga, Musik Tradisional Klenang Nunggal Pancor Kopong, Budaya Religi Zikir Saman, Pringgaselase Selatan. Pertunjukan budaya lokal, pertunjukan tekstil.

Dalam sambutannya, Direktur Direktorat Pembinaan dan Pemanfaatan Ditjen Kebudayaan Irini Dewi Wanti menjelaskan, proyek ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap pengembangan kebudayaan di Pringgasela. “Karya ini untuk memperkuat dan mendukung pembangunan negara. Begitu pula untuk meningkatkan sumber daya manusia generasi muda agar lebih peduli terhadap negaranya,” jelasnya dalam sambutannya.

“Tidak ada yang lebih penting lagi mempererat kerukunan dan menjaga silaturahmi antar masyarakat desa. Mendukung dan menjaga tradisi budaya khususnya dalam ketahanan pangan yang telah dilakukan desa secara turun-temurun,” jelasnya.

Tujuan lain dari Festival ini adalah untuk terus mendukung pengembangan masyarakat berkelanjutan dengan akar budaya yang kuat. “Dan untuk mensejahterakan masyarakat di Desa Pringgasela Selatan,” jelasnya lagi.

Sementara itu di tempat yang sama, penyelenggara Pokja Ketahanan Budaya, Syukur Asih Suprojo menjelaskan, tema Festival Budaya Desa DONGDALA adalah “Sasaq Sela, Nggisin Gumi”. Yang memiliki arti. Menurut Dongdala sendiri, secara kata-kata sebagian masyarakat Sasak menggambarkannya sebagai sesuatu yang istimewa. “Proyek ini menjadi ajang silaturahmi antar warga, melestarikan budaya lokal, dan sebagai pintu masuk pengembangan masyarakat,” kata Syukur.

Baca Juga  Menlu Retno: Kanselir Jerman Olaf Scholz akan berkunjung ke Indonesia

“Acara ini akan mengangkat isu ketahanan pangan yang akan menjadi agenda utama,” jelasnya.

Periklanan

Untuk itu, lanjut Syukur, proyek ini mempunyai makna “Perilaku masyarakat Pringgasela Selatan dalam menjaga dunia dan isinya”. Artinya, warga Desa Pringgasela Selatan mempunyai cara atau tradisi tersendiri dalam mengelolanya. dan kepedulian terhadap dunia didasarkan pada praktik yang diwarisi dari nenek moyang mereka,” katanya.

Selain itu, proyek ini akan menjadi jembatan untuk mulai mengenal budaya yang ada di Desa Pringgasela Selatan agar generasi mendatang dapat melestarikannya.

Dan acara puncaknya adalah acara Apresiasi Desa Budaya (ADB). Acara ini merupakan acara tahunan yang merupakan program Kemajuan Desa Budaya (PKD) Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan jumlah tertinggi sejak tahun 2021.

“PKD sendiri bertujuan untuk membangun kemandirian, kesejahteraan dan kehidupan berkelanjutan dalam hubungan yang beragam di masyarakat. Melalui proses identifikasi, pengembangan dan implementasi 315 komunitas PKD dan – Bergabung dimulai pada tahun 2021, diharapkan negara mampu mandiri dan berdaya,” jelasnya.

“Menurut Syukur, proyek ini menjadi bukti bahwa kota ini mampu membuat rencana pengembangan kebudayaan, laporan dan kegiatan kebudayaan, serta sistem data kebudayaan yang terkait dengannya, termasuk undang-undang yang disetujui oleh laporan kemajuan kota.”

Sedangkan Apresiasi Kota Budaya merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi atas prestasi yang telah dicapai negara dan negara yang telah berhasil menampilkan dirinya sebagai Kota Budaya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *