Informasi Keagamaan: Kami tidak melarang orang menggunakan suara ucapan di masjid

Uncategorized86 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag) Anna Hasbie menegaskan pihaknya tidak pernah melarang penggunaannya. mikropon di masjid dan rumah ibadah selama bulan Ramadhan. Informasi Keagamaan hanya memberikan saran berupa petunjuk penggunaan mikrofon.

“Kami belum mengeluarkan larangan,” kata Anna saat dihubungi, Selasa 12 Maret 2024.

Anna mengatakan Kementerian Agama hanya memberikan pedoman penggunaan mikrofon selama Ramadhan. Jenis instruksi ini hanyalah saran.

Alasan dibuatnya pedoman tersebut adalah untuk menjaga toleransi karena Indonesia adalah negara yang majemuk. “Tidak hanya itu, ini juga untuk menghormati umat Islam yang sedang sakit,” kata Anna.

Pedoman tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola. Surat ini diterbitkan pada 18 Februari 2022.

Surat edaran ini mengatur penggunaan mikrofon di bulan Ramadhan, baik dalam salat tarawih, pengajian/belajar Ramadhan, maupun membacakan Al-Qur’an.

Periklanan

Anna mengatakan, meski hanya aduan, surat edaran ini banyak beredar di forum. Salah satunya informasi kecamatan dan desa. Mereka diminta memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap surat edaran ini.

“Surat ini bukan dokumen sah. Jadi apakah itu terpaksa atau tidak TIDAK, tentu saja itu tidak sah. “Tapi itu tergantung orang yang disebutkan dalam surat itu,” kata Anna.

Sebelumnya, saat memberikan ceramah di Bangsri, Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa hari lalu, Gus Miftah berbicara tentang larangan menggunakan speaker saat pembacaan Al-Quran di bulan Ramadhan. Ia mengibaratkan penggunaan pengeras suara masjid dengan dangdutan yang menurutnya tidak dilarang bahkan hingga dini hari.

Untuk waktu yang lama mencoba menghubungi Gus Miftah mengenai masalah ini. Namun, dia belum membalas pesan Tempo tersebut.

Baca Juga  Presiden minta REI manfaatkan peluang "backlog" perumahan 12,1 juta

Pilihan Editor: Abdul Mu’ti: Masjid Muhammadiyah tidak menggunakan musik luar ruangan selama Tarawih.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *