Dewan Pemberantasan Korupsi telah menyampaikan surat kepada Wakil Jaksa terkait dugaan jaksa menggelapkan uang miliaran Rp. 3 dari para saksi.

Uncategorized89 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Badan Pemberantasan Korupsi atau Dewas KPK menyatakan telah mengirimkan informasi adanya dugaan jaksa KPK memberhentikan saksi senilai miliaran Rp. 3 dari Wakil Pejabat Pemberantasan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pengaduan sudah diajukan sejak tahun 2023. Pada tanggal 6 Desember 2023, Dewas telah menyerahkan surat perintah kepada perwakilan untuk mengajukan pengaduan kepada tim pimpinan agar dapat ditindaklanjuti, kata Anggota KPK Dewas Syamsuddin Haris di Tempo, Sabtu. , 30 Maret 2024.

Pengacara KPK berinisial TI diduga memeras Rp. 3 Milyar dari saksi untuk persidangan di Provinsi Lampung. Tim penegak hukum KPK juga dikabarkan telah menyelidiki dugaan uang tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima Dewas, kasusnya sudah berjalan sekarang, kata Haris.

Mengenai tata cara dan prosedur lainnya seperti pengecekan rekening di LHKPN, KPK sepenuhnya dilimpahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. “Itu persoalan yang dipaksakan, Dewas sudah tidak terlibat lagi,” kata Haris.

Periklanan

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi sedang melakukan proses verifikasi terhadap tudingan adanya perusakan saksi yang dilakukan jaksa. Sebab, berbentuk pengaduan masyarakat yang harus dibuktikan kebenarannya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku mengapresiasi setiap laporan yang disampaikan masyarakat dan berkomitmen melakukan pengusutan menyeluruh untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Pilihan Editor: Pejabat KPK belum menerima laporan dari Dewas terkait dugaan pengacara KPK memeras uang miliaran rupiah dari saksi.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Sambut HUT ke-78 RI, Gita Bahana Nusantara gelar Konser Kemerdekaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *