China percepat bangun stasiun pengisian daya, dukung jarak tempuh NEV

Uncategorized200 Dilihat

RedaksiHarian – Dongting terletak di Kota Guangde di perbatasan Provinsi Anhui dan Provinsi Zhejiang. Ketika menempuh perjalanan ke kota pegunungan di China timur itu, maka dapat dilihat banyak kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) yang melintas di jalan.

Salah satu pengendara, Yu Yishui (43), tampak sedang mengisi daya mobil pribadinya di stasiun pengisian kendaraan listrik umum setempat.

Dirinya menceritakan pengalamannya tiga tahun lalu, ketika dia mengganti mobil pribadinya dari kendaraan bertenaga bensin ke NEV. Dan karena infrastruktur pengisian daya yang tidak memadai di daerah tersebut, dia tidak dapat mengisi daya tepat waktu saat berada di luar rumah dan kemudian harus menghubungi agen khusus untuk menderek kendaraan pribadinya.

Kini, Kota Guangde telah memiliki ‘lingkaran pengisian daya 10 menit di daerah perkotaan’ dan ‘lingkaran pengisian daya setengah jam di kota-kota yang berada di pedalaman’.

“Tiang pengisian daya arus searah (direct current/DC) dapat isi penuh hingga 80 persen dalam waktu setengah jam. Jadi saat berkendara, saya tidak lagi merasa khawatir.” Setelah Yu Yishui mengatasi “kekhawatiran jarak tempuh” tersebut, dia lantas membujuk lima atau enam temannya untuk beralih dari mobil bensin ke NEV.

Mempromosikan tata letak infrastruktur pengisian daya publik yang dioptimalkan di dalam kawasan permukiman dan menerapkan harga listrik perumahan, menjajaki penerapan harga listrik dengan tarif berjenjang berdasarkan waktu penggunaan untuk infrastruktur pengisian daya, dan berusaha mengurangi biaya listrik untuk NEV.

Mendorong pengembangan sistem infrastruktur pengisian daya ke arah distribusi yang lebih luas, tata letak yang lebih padat, dan rentang jenis yang lebih komprehensif. Semua itu sedang dan akan terus dilakukan pihak-pihak terkait di Provinsi Anhui.

Baca Juga  Kelompok Unik Temukan 243 Koleksi Museum Nasional Terkena Penerangan Rumah

Kecepatan konstruksi infrastruktur energi baru di daerah pedesaan China tertinggal dibandingkan perkotaan, yang sampai tingkat tertentu telah menekan permintaan konsumen. Dengan diterapkannya kebijakan yang menguntungkan seperti promosi NEV di daerah pedesaan China, pembangunan stasiun pengisian daya berkembang pesat di daerah-daerah yang sebelumnya kurang terlayani ini.

“Pada paruh pertama tahun ini, kami mengerahkan lebih dari 2.000 stasiun pengisian daya dengan tertata rapi di wilayah perkotaan, memberikan kemudahan untuk mengisi daya NEV di wilayah pedesaan,” kata Zhu Minglei, Wakil Direktur Departemen Produksi dan Teknologi di State Grid Anhui Electric Vehicle Service Co., Ltd.

Iamemperkenalkan bahwa pembangunan fasilitas pengisian umum di perkotaan dilakukan terutama berdasarkan kebutuhan aktual di daerah tersebut. Hal tersebut dilakukan guna memenuhi permintaan lokal yang berkembang pesat terhadap pengisian daya NEV dan untuk ‘memberikan dorongan kembali’ bagi revitalisasi pedesaan.

Jaringan layanan pengisian daya China menjadi semakin rapat. Saat ini, hampir 90 persen area layanan di jalan raya nasional dilengkapi dengan fasilitas pengisian daya.

Di Provinsi Anhui, yang memiliki tujuh pabrikan kendaraan lengkap, State Grid Anhui Electric Vehicle Service Co., Ltd., sebagai salah satu penyedia layanan pengisian daya, memiliki layar tampilan cerdas yang terus bergulir dengan data waktu nyata (real-time) seperti jumlah total stasiun pengisian daya, daya pengisian waktu nyata, dan volume pengisian daya saat ini.

Data-data tersebut menjadi saksi “perubahan kepadatan stasiun pengisian”. Pada 2022, platform pengisian daya perusahaan tersebut melebihi 124 juta kilowatt-jam. Pada paruh pertama (H1) tahun ini, volume pengisian daya platform itu mencapai 102 juta kilowatt-jam, meningkat 114 persen secara tahunan.

Percepatan pembangunan stasiun pengisian itu membawa manfaat nyata bagi masyarakat umum di China, dan juga mendorong penggunaan NEV di banyak rumah tangga.

Baca Juga  Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kaltim didongkrak sektor konstruksi

Menurut Chen Shihua, Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Otomotif China, dari Januari hingga Juli tahun ini, produksi dan penjualan NEV masing-masing mencapai 4,591 juta dan 4,526 juta unit, menunjukkan peningkatan (yoy) sebesar 40 persen dan 41,7 persen, dengan pangsa pasar 29 persen.

Ekspor NEV mencapai 636.000 unit, meningkat 1,5 kali lipat (yoy). Pada Juli lalu, produksi dan penjualan NEV masing-masing sebanyak 805.000 dan 780.000 unit, menunjukkan pertumbuhan (yoy) sebesar 30,6 persen dan 31,6 persen; penjualan NEV menyumbang 32,7 persen dari total penjualan kendaraan baru.

Saat ini, selama puncak pariwisata musim panas China, Gu Guizhen (59), berencana memasang stasiun pengisian daya untuk para tamu di rumah pertanian (farmhouse) miliknya di Desa Yangdaishan, Dongting.

“Semakin banyak tamu yang mengendarai kendaraan listrik. Saya sudah mengajukan ke departemen listrik setempat, dan tidak lama lagi kita bisa memasang stasiun pengisian daya,” katanya.

Pasar NEV yang berkembang pesat telah mendorong lonjakan permintaan untuk pembangunan infrastruktur pengisian daya, dan infrastruktur yang terus berkembang semakin mendorong lebih banyak konsumsi kendaraan listrik. Untuk menghadapi masa yang akan datang, berbagai wilayah di China sedang mempercepat penerapan jaringan infrastruktur pengisian daya dan penggantian baterai.

Menurut Chen Xiang, ketua Anhui Energy Group Co., Ltd., pihaknya akan sepenuhnya memulai pembangunan infrastruktur pengisian daya dan penggantian baterai di tingkat kota, wilayah, dan township pada tahun ini.

Cakupan menyeluruh akan dicapai pada 2024 dengan target penyelesaian 75 persen, dan pada dasarnya rampung pada 2025 mendatang.

Post Views: 1

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *