Buntut Pembakaran Al-Qur’an, Denmark Perketat Perbatasan

Uncategorized232 Dilihat

RedaksiHarian – Aksi pembakaran Al-Qur’an di Denmark , juga Swedia , menyebabkan Pemerintah Denmark memperketat perbatasan. Diketahui aksi itu mengundang kontroversi dan dikecam negara-negara mayoritas Islam.Dilansir dari laman Antara, Kementerian Kehakiman Denmark pada Kamis 3 Agustus 2023 menyatakan situasi keamanan terkena dampak akibat aksi pembakaran kitab suci yang dimuliakan umat Islam tersebut.”Pembakaran Quran baru-baru ini, seperti yang diungkapkan polisi keamanan, berimbas pada situasi keamanan baru-baru ini,” kata Menteri Kehakiman Denmark Peter Hummelgaard.Kementerian Pertahanan setempat memutuskan memperketat kontrol perbatasan dengan negara lain sampai 10 Agustus 2023 nanti sebagai dampak aksi itu mengundang kontroversi tersebut. Aksi serupa sebelumnya terjadi di Swedia dilakukan oleh politisi Rasmus Paludan .

Aksi protes dengan membakar Al-Qur’an mendapat perhatian Pemerintah Swedia dan Denmark . Kedua negara itu dikabarkan mempertimbangkan melarang aksi protes dengan membakar kitab suci tersebut.Landasan pertimbangan melarang aksi demonstrasi seperti itu adalah peningkatan masalah keamanan. Tak hanya terhadap kitab suci umat Islam, dua negara itu juga mempertimbangkan melarang membakar kitab suci umat lain saat aksi protesnya.Dilansir dari laman BBC, Kementerian Luar Negeri Denmark memang mempertimbangkan kebebasan berekspresi, tapi protes dengan membakar kitab suci dianggap bukan langkah yang tepat karena bisa mengancam keamanan. Tak hanya itu, aksi itu dipandang menguntungkan kaum ekstremis.

ADVERTISEMENT

Post Views: 19

Quoted From Many Source

Baca Juga  Bawaslu angkat bicara soal penyaluran bantuan kemanusiaan jelang Pilkada 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *