BPS Sebut Usaha Pertanian di DKI Jakarta Masih Ada, Tapi…

Uncategorized193 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Badan Pusat Statistik atau BPS menyebutkan jumlah petani atau UTP di Indonesia mencapai 29,3 juta unit usaha pada tahun 2023. Berdasarkan wilayah sebaran, petani terbesar berada di Jawa Timur dan terkecil berada di DKI Jakarta.

Sekretaris Jenderal BPS Atqo Mardiyanto mengatakan, meski persentase perdagangan pertanian di DKI Jakarta hanya 0,05 persen dari total perdagangan pertanian di Indonesia, namun anggotanya menegaskan perdagangan pertanian masih berada di DKI Jakarta.

“Dari luasnya paling tidak kita tahu, meski di DKI Jakarta sepertinya masih ada. Di DKI Jakarta jumlah petani per kapitanya 13.416. Ini persentasenya kecil, hanya 0,05 persen. Dan lagi-lagi sebagai catatan. , di DKI masih ada (pertanian),” kata Atqo dalam acara Promosi Konferensi Pertanian 2023 di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Senin, 4 Desember 2023.

Saat ini jumlah usaha pertanian terbesar ada di Provinsi Jawa Timur yaitu 5.676.717 unit atau mencakup 19,35 persen dari total usaha pertanian di Indonesia.

Atqo menjelaskan, di Pulau Kalimantan, jumlah usaha pertanian terbesar di Provinsi Kalimantan Barat, jumlah usaha pertanian perseorangan mencapai 0,73 juta. Di Pulau Sulawesi, jumlah usaha pertanian terbesar terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan dengan jumlah 1,12 juta jiwa.

Periklanan

Untuk wilayah Maluku dan Papua, wilayah utara Papua merupakan wilayah dengan jumlah usaha per kapita terbesar yaitu sekitar 0,22 juta jiwa.

Saat ini Provinsi Sumatera Utara merupakan provinsi tertinggi di Pulau Sumatera dengan jumlah petani per kapita sebanyak 1,52 juta jiwa. Sedangkan di Pulau Jawa, Provinsi Jawa Timur menguasai jumlah usaha pertanian sebanyak 5,68 juta. Di wilayah Bali-Nusra, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan wilayah dengan usaha pertanian perorangan terbesar.

Baca Juga  SBY dan Bukber Demokrat: Jangan Khawatirkan Mereka yang Ingin Prabowo Jadi Presiden.

Pilihan Redaksi: Harga cabai yang terus naik, inilah dua solusi yang ditawarkan Bapanas.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *