BMKG menyebutkan Anggrek Siklon telah meninggalkan wilayah Indonesia

Uncategorized285 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, JakartaBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG katakan itu Siklon Tropis Anggrek telah meninggalkan wilayah Indonesia. Jadi, siklon tersebut juga berada di luar wilayah operasional Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.

Topan Siklon Anggrek meninggalkan wilayah Indonesia dan meninggalkan wilayah operasional TCWC Jakarta, kata Wakil Meteorologi BMKG Guswanto, Sabtu, 20 Januari 2024.

Berdasarkan data terkini, Anggrek Siklon Tropis teramati di Samudera Hindia barat daya Bengkulu dengan kecepatan angin maksimum 50 knot dan kecepatan angin minimum sekitar 990 hPa bergerak ke arah barat-barat laut. SayaKekuatan siklon tropis tersebut diperkirakan mulai melemah dari kategori kedua hingga kategori pertama dalam 24 jam ke depan.

ujar Guswanto Dampak Siklon Tropis Anggrek menimbulkan gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, perairan barat Sumatera, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah dan Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Tengah.

Siklon Tropis Anggrek pertama kali terdeteksi BMKG terbentuk di Samudera Hindia barat daya Bengkulu pada Selasa 16 Januari 2024. Siklon ini diperkirakan akan membawa hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 16-22 Januari 2024 di banyak wilayah. Indonesia.

Periklanan

Ahli Meteorologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Emilya Nurjani mengatakan, siklon tropis biasanya bermula dari depresi tropis, hujan lebat, dan kemudian menjadi siklon tropis. “Badai merupakan fenomena global yang tidak dapat dihindari. “Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meminimalisir akibat atau dampaknya,” ujarnya, dikutip dari situs UGM.

Pada musim muson saat ini, tidak hanya hujan lebat saja yang menyebabkan hujan lebat. Namun hujan lebat juga menyebabkan hujan lebat di Asia dan pergerakan zona udara hangat yang dapat menyebabkan tumbuhnya awan di Indonesia sekitar bulan Januari-Februari. Meski sudah pindah, namun masyarakat tetap diminta waspada.

Baca Juga  Heru Budi tidak akan berangkat sebelum WFH ASN Pemda DKI karena musim hujan akan segera tiba

Pilihan Redaksi: Prakiraan Cuaca BMKG: Anggrek Siklon Tropis dan Bibit Siklon 99S Terpantau, Tinggi Gelombang 4 Meter, Waspada 5 Provinsi.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *