Aksi Tawuran Mahasiswa, Komunitas Tangsel Bersatu: Kami melindungi mereka yang masih bisa membantu

Uncategorized186 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Tanggerang Selatan – Meningkatnya kejahatan di perkotaan Tanggerang Selatan Akhirnya memaksa warganya untuk turun tangan. Beberapa dari mereka membentuk perkumpulan Tangsel Bersatu yang ingin mencegah kejahatan misalnya bertarung dan siswa yang buruk.

Pemerintah kota bergerak mengejar dua kelompok siswa SMP yang terlibat tawuran di Jalan Raya Rawa Buntu, Cilinggang, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, pada Rabu 4 Oktober 2023. Masyarakat berhasil mendatangkan perwakilan dari kelompok tersebut. negara. dua kelompok mahasiswa untuk membuat pernyataan dengan membuat surat kuasa dari setiap wali atau orang tua yang hadir.

“Jika terbukti ada pelanggaran hukum, maka aparat akan diproses secara hukum,” kata Presiden Tangsel Bersatu, Muhamad Aprilyandi, Senin 9 Oktober 2023.

Aprilyandi mengatakan, Kota Tangsel Bersatu mempunyai tujuan yang disebut Aksi Perdamaian Mahasiswa Kota Tangsel setiap tahunnya. Termasuk dalam program ini adalah pengumpulan data siswa yang terlibat dalam pertempuran.

“Dari kejadian-kejadian yang lalu selalu kita rehabilitasi,” ucapnya seraya menambahkan, “Bagi yang melahirkan anak melalui bimbingan orang tua, kalau itu setelah itu kita renungkan, cari jalan tengahnya.”

Menurutnya, ada hal penting yaitu memberikan pemahaman secepatnya agar tidak terjadi lagi di kemudian hari. Dan yang terpenting, kata Aprilyandi, mencegah anak-anak terlibat hukum dan berinteraksi dengan polisi.

Periklanan

“Kami melindungi teman-teman yang menganggap kami masih bisa membantu, dalam artian mereka tidak bisa berpikir panjang dan keras,” ujarnya.

Terkait apa yang dilakukan beberapa waktu lalu dan melibatkan siswa SMP dalam tawuran Rabu lalu, jelas Aprilyandi, masyarakat berhasil menemukan dan mengumpulkan kedua kelompok tersebut. Dia mengatakan amandemen tidak berhenti pada pembuatan perjanjian surat kuasa saja. Dengan kesepakatan serikat pekerja, ada satu langkah terakhir yaitu arahan dari pihak kepolisian.

Baca Juga  Akibat kebakaran tersebut, museum nasional ditutup hingga jangka waktu yang tidak ditentukan

“Akhirnya kami sepakat tidak akan menyerahkan data kami ke pihak kepolisian Tangsel Bersatu yang menyediakan pusat pencatatan,” seraya menambahkan bahwa masih ada langkah lain untuk mengumpulkan para wali siswa tersebut. Kebetulan kami bekerja sama dengan Polres Tangsel Bersatu, jadi perwakilan kepolisian juga akan datang, ujarnya.

Pilihan Editor: Anak-anak diserang monyet liar di Depok, hanya satu dari tiga yang berhasil lolos dari petugas pemadam kebakaran.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *