50 Makanan Brunei Darussalam yang mengadakan pernikahan kerajaan minggu lalu

Uncategorized344 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo pada pekan lalu menghadiri pernikahan Pangeran Abdul Mateen dan Anisha Rosnah, yakni pada 14 Januari 2024. Pesta digelar di Istana Nurul Iman, Brunei Darussalam.

Meski berada di urutan ke-6 pewaris takhta, Pangeran Abdul Mateen telah menjadi selebriti dalam beberapa tahun terakhir. Selain berpenampilan cantik, ia juga mendampingi ayahnya Sultan Hassanal Bolkiah dalam kegiatan diplomasi Brunei Darussalam.

Pola makan khas Brunei Darussalam

1. Nasi Katok

Nasi katok adalah nasi dengan lauk ayam goreng dan sambal. Katok artinya mengetuk, begitulah cara orang dahulu memberikan nasi ini dengan cara mengetuk pintu penjualnya.

Nasi katok biasanya banyak ditemui di warung pinggir jalan atau pasar. Harganya murah di Brunei, mulai dari BND 1 atau sekitar Rp 10.000.

2. Ayam Madu

Ayam bakar madu bisa ditemui di sekitar Pasar Gadong atau di pinggir jalan. Makanan ini memiliki warna merah kecokelatan dan aroma manis yang menggoda rasa lapar.

Ayam goreng di Brunei dibumbui dengan cabai merah sebelum dimasak. Biasanya tersedia dalam dua rasa yaitu pedas dan madu. Dan hanya tersedia bagian sayap dan tungking atau bokong ayam saja.

Harga ayam asap Brunei pun murah, mulai dari kisaran Rp 10.000 per tusuk. Penjualnya menyajikan ayam asap dengan kecap asin atau sambal cincang.

3. Hati Buyah

Periklanan

Hati buyah terbuat dari paru sapi yang ditumis dengan kecap dan bumbu Brunei. Makanannya enak dan gurih, kadang disajikan dengan cara ditusuk seperti sate.

4. Tinggi

Belutak merupakan jenis sosis tradisional yang berasal dari Brunei. Ini terbuat dari daging sapi dan lemak sapi yang digunakan dalam bumbu tradisional Brunei.

Baca Juga  Jaksa Agung Investigasi Korupsi Impor Gula dan Kementerian Perdagangan, Zulhas: Kami mendukung

Secara khusus, pada saat pembuatan belutak, daging sapi dimasukkan ke dalam usus kerbau yang sudah bersih, sehingga bentuknya seperti lingkaran. Selanjutnya eelak dijemur atau diasap hingga kering.

Belutak biasanya disantap dengan sambal Brunei atau bumbu lainnya. Umumnya belut dijual dalam bentuk bulat atau setengah bulat.

5. Ambuyat

Sekilas, ambuyat Brunei terlihat seperti papeda dari Papua. Makanan berbahan sagu ini dicampur dan dipanaskan dengan air panas hingga menjadi bening seperti lem. Ambuyat biasanya disajikan dengan saus pedas yang disebut cacah.

Cara makan ambuyatnya unik, perlu diambil dengan jari dan sisi terbuka. Kemudian, balikkan candasnya, untuk mendapatkan porsi kecil dari makanan ini. Lalu, tambahkan ke daging goreng sebelum disantap.

Pilihan Editor: Resepsi Perjamuan Kerajaan, Daftar Putar dipilih oleh Pangeran Mateen dan Anisha-Rosnah



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *