5 tips jitu memilih HP bekas agar tidak rugi bagi pemula

Uncategorized37 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, JakartaMembeli ponsel bekas bisa menjadi pilihan jika ingin menghemat anggaran.

Namun sebelum membeli handphone bekas, sebaiknya Anda mengetahui tips memilih handphone bekas yang bagus agar tidak merogoh kocek terlalu dalam. Jangan biarkan ponsel murahmu bertahan lama dan gantilah dengan ponsel baru.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang saran yang Anda pilih dengan hati-hati Ponsel kedua Agar Anda tidak gagal, berikut pesan untuk Anda.

Tips memilih handphone bekas

1. Periksa kondisi fisik

Sebagai pembeli yang cerdas, langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk memilih ponsel bekas yang bagus adalah dengan memeriksa kondisi fisik ponsel.

Ada banyak hal yang harus Anda perhatikan, seperti memastikan tidak ada retakan, goresan keras, atau dead pixel pada layar.

Kemudian untuk bodinya periksa apakah ada goresan atau kerusakan serius lainnya. Periksa juga apakah semua tombol dan port seperti charger dan jack headphone masih berfungsi dengan baik.

Mengecek kondisi fisik ponsel sangatlah penting, karena jika ponsel kedua yang Anda beli kurang bagus, lebih baik dibiarkan saja karena akan mempengaruhi performa dan tampilannya.

2. Periksa Kinerja dan Kinerja

Selain kondisi fisik, yang kurang penting adalah Anda harus mengecek fungsi dan kinerja ponsel.

Silakan ditanyakan mengenai kondisi aki, apakah masih bertahan lama atau dayanya sudah berkurang.

Pilihlah HP bekas yang kapasitas baterainya lebih dari 80% karena jika di bawah itu maka Anda harus mempertimbangkan kembali atau menanggung biaya lain untuk mengganti baterai baru.

Selanjutnya periksa kamera depan dan kamera belakang untuk memastikan hasil foto dan video masih bagus.

Pastikan layar sentuh masih responsif, kualitas speaker dan microphone berfungsi dengan baik serta uji koneksi jaringan WiFi, Bluetooth dan seluler.

Baca Juga  Perempuan berpeluang duduki jabatan strategis di BUMN

3. Cek IMEI dan kebenarannya

Periklanan

Tips selanjutnya adalah memastikan ponsel yang Anda beli tidak dicuri dengan cara mengecek nomornya Identitas Peralatan Seluler Internasional (IMEI).

Anda dapat mencocokkan nomor IMEI di pengaturan ponsel dengan nomor yang tertera pada kotak atau bagian ponsel. Selain itu, untuk mengecek keasliannya, masukkan nomor IMEI di situs produsennya.

4. Hindari ponsel yang sudah diaktifkan berulang kali

Jika Anda ingin membeli ponsel bekas, periksa riwayat layanan ponsel. Jika ya, tanyakan mengapa pekerjaan tersebut dilakukan dan seberapa sering pekerjaan tersebut dilakukan.

Hal ini penting karena ponsel yang berfungsi berulang kali, terutama karena masalah internal, menandakan ponsel tersebut bermasalah dan masalah tersebut belum terselesaikan dengan baik.

Anda bisa memperhatikan bagian-bagian di sekitar layar atau body ponsel karena sering kali ponsel diservis dengan adanya bintik atau tanda pada bagian tersebut.

5. Ketahui Tahun Rilisnya

Tips aman lainnya dalam memilih ponsel bekas agar tidak tersesat adalah dengan mengetahui tahun peluncurannya.

Pastikan memilih HP bekas yang usianya kurang dari 2 tahun setelah diluncurkan karena ponsel bekas yang usianya sudah lebih dari 2 tahun sering kali mengalami kendala terutama pada bagian baterainya.

Itulah informasi mengenai tips aman memilih ponsel bekas agar tidak tersesat. Semoga membantu, oke?

Aula ULVA

Pilihan Editor: Penyebab HP Panas Saat Charging dan Cara Mengatasinya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *