4 hal yang tidak boleh dilakukan saat upacara Cap Go Meh, antara lain memotong rambut dan berdandan.

Uncategorized198 Dilihat

Perusahaan Tempo.CO, Jakarta – Setiap tahun, kota-kota di Tiongkok dan berbagai wilayah di dunia merayakannya Cap Go Meh Sebagai penutup Tahun Baru Imlek, terdapat berbagai upacara dan tradisi khusus. Namun, dibalik kemeriahan dan semangat festival tersebut, terdapat banyak hambatan budaya yang dianut oleh masyarakat Tionghoa. Larangan ini tidak hanya untuk menjamin kehormatan dan keamanan selama upacara, tetapi juga memiliki makna simbolis yang mendalam dalam budaya Tiongkok.

1. Matikan bel

Suara kapal api ringan Sering dianggap sebagai bagian dari kegembiraan dan perayaan dalam budaya Tiongkok, suara kembang api dianggap dapat mengusir roh jahat. Namun, saat berdoa Cap Go Meh, sebaiknya jangan menyalakan api atau lonceng. Salah satu larangan yang paling dipatuhi saat salat Cap Go Meh adalah larangan membunyikan lonceng atau kembang api saat beribadah. Oleh karena itu, membunyikan lonceng atau membunyikan lonceng dianggap sebagai perbuatan maksiat yang dapat mengganggu ketenangan saat shalat.

Dikutip dari buku Sekilas tentang Konfusianisme & Taoisme Oleh M. Ali Imron, dalam salat Cap Go Meh, masyarakat sering membawa keranjang roti ke pura dan dilanjutkan dengan salat besar, berdoa dan memohon keselamatan.

2. Memotong rambut atau kuku

Selain larangan membuat keributan, ada juga larangan memotong rambut atau kuku saat festival Cap Go Meh. Hal ini diyakini merupakan amalan yang dapat mendatangkan kesialan atau merusak keseimbangan energi dalam tubuh manusia. Oleh karena itu, masyarakat Tionghoa biasanya menahan diri untuk tidak melakukan perawatan kecantikan semacam ini saat festival, sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhurnya.

3. Mengatakan hal-hal buruk

Tidak hanya larangan beraktivitas fisik saja, larangan melakukan tindakan tertentu juga diberlakukan secara ketat saat upacara Cap Go Meh. Misalnya, adanya larangan berbicara buruk atau berperilaku tidak pantas saat upacara. Hal ini dinilai sebagai upaya menjaga suasana festival sakral dan menghormati leluhur yang meninggalkan warisan budaya tersebut.

Baca Juga  IHSG Melemah ke Level 6.829,3, Sektor Properti sedang terpuruk

4. Mencuci pakaian

Selain itu, larangan mencuci pakaian atau membersihkan rumah juga dianjurkan pada saat upacara Cap Go Meh. Amalan ini dipercaya dapat membawa keberuntungan dan rezeki saat perayaan Imlek yang mengalir dari air yang digunakan untuk mencuci atau membersihkan. Jadi, masyarakat Cina sering menunda membersihkan rumah atau mencuci pakaian sampai setelah festival Cap Go Meh.

Pilihan Editor: Awal Mula Budaya Cuci Jalan di Tatung saat Cap Go Meh



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *