1.000 Bibit Durian PNM, Hijaukan Ekonomi Tiga Desa Banyumas

Uncategorized184 Dilihat

RedaksiHarian – Banyumas (ANTARA) – Sebuah gerakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat kembali digalakkan oleh PNM. Kali ini giat tersebut menyasar daerah Banyumas, Jawa Tengah. Penanaman 1.000 bibit Durian Bawor disebar di tiga desa yaitu Desa Petaunan, Karang Tengah dan Babakan melalui program Satu Nasabah, Satu Pohon Durian.

Bekerjasama dengan Benihbaik.com, gerakan ini bermanfaat untuk penghijauan serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi penerima manfaat. EVP Pengembangan dan Jasa Manajemen PNM Razaq Manan Ahmad menyatakan komitmen PNM untuk memberikan pendampingan serta peningkatan kesejahteraan nasabah PNM Mekaar agar bisa memberikan dampak lebih bagi penghasilannya sekaligus peduli lingkungan.

“Bagi nasabah yang pekarangan rumahnya ditanami bibit durian oleh PNM semoga bisa merawat dengan baik sampai panen tiba. Pendapatan bisa bertambah, lingkungan tempat tinggal juga lebih asri berkat adanya pohon,” paparnya pada Selasa, (8/8) di Desa Petaunan, Banyumas.

Perekonomian di Banyumas sendiri mengalami kontraksi hingga -1,65% pada masa pandemi Covid-19. Hal ini yang juga melandasi pemilihan tiga desa di Banyumas sebagai lokasi pengembangan usaha nasabah PNM melalui program Tanggung Jawab Sosial (TJSL). Selain itu, Durian Bawor juga memiliki beberapa keunikan diantaranya tingkat kematian pohon yang cukup rendah yaitu di bawah 2% dan memiliki nilai yang tinggi karena memiliki daya saing internasional.

“Kami juga berharap nantinya program ini bisa meluas ke desa lain di Banyumas dan menjadikan Kota ini sebagai sentra durian. Semoga nasabah Mekaar dan masyarakat desa bisa bekerjasama untuk melakukan budidaya durian,” tambahnya.

Untuk melayani lebih luas kebutuhan nasabahnya, PNM dalam waktu dekat akan menghadirkan layanan aplikasi WA Bisnis dengan nama JAWARAPNM sebagai sebuah solusi efektif antar nasabah Mekaar untuk bertransaksi melalui platform WA.

Baca Juga  Kelompok masyarakat bekerja sama untuk menjelaskan dampak negatif tembok besar tersebut

Program TJSL PNM ini juga mendapat dukungan dan apresiasi ketiga Kepala Desa serta pendiri Yayasan Benih Baik Indonesia Andy F Noya. “(kerja sama) ini adalah sebuah momentum di mana momentum itu sekecil apapun bisa memicu perubahan. Saya mewakili Benih Baik mengucapkan terima kasih kepada PNM untuk terus memberikan akses pelatihan, permodalan dan juga akses pasar bagi masyarakat Indonesia,” papar Andy. Dengan adanya budidaya Durian Bawor diharapkan bisa mendorong pengembangan desa wisata di wilayah Banyumas.

Post Views: 1

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *